Tren Doom Scrolling di Media Sosial, Kebiasaan Buruk yang Menguras Energi Anak Muda

  • 30 Mei 2026 12:41 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kebiasaan menggulir media sosial tanpa henti atau dikenal sebagai doom scrolling semakin sering ditemukan di kalangan anak muda. Banyak pengguna menghabiskan waktu berjam-jam melihat berbagai konten tanpa tujuan yang jelas.

Fenomena ini berkembang seiring meningkatnya penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Rasa takut tertinggal informasi atau fear of missing out (FOMO) membuat banyak orang terus memantau lini masa mereka.

Akibatnya, waktu luang yang seharusnya digunakan untuk beristirahat sering kali habis di depan layar ponsel. Tidak sedikit orang yang tetap membuka media sosial saat makan, belajar, atau berkumpul bersama teman.

Dilansir dari CNBC Indonesia pada 29 Maret 2025, kebiasaan doom scrolling dapat menguras energi mental dan mengganggu kemampuan seseorang untuk tetap fokus. Paparan informasi yang terus-menerus juga berpotensi menimbulkan rasa lelah dan jenuh.

Sementara itu, Kompas.com dalam artikel yang terbit pada 22 Februari 2026 melaporkan bahwa penggunaan gawai secara berlebihan dapat memengaruhi kualitas istirahat dan aktivitas harian. Kondisi tersebut membuat banyak pengguna mulai membatasi waktu penggunaan media sosial.

Sejumlah anak muda kini mencoba menerapkan digital detox sederhana dengan mengurangi durasi layar setiap hari. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan keseimbangan antara aktivitas digital dan kehidupan nyata.

Fenomena doom scrolling menunjukkan bagaimana teknologi dapat memberi manfaat sekaligus tantangan bagi masyarakat modern. Karena itu, kesadaran dalam mengelola waktu penggunaan media sosial menjadi hal yang semakin penting di era digital saat ini.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....