Ed Sheeran Resmi Tinggalkan Warner Music setelah 15 Tahun

  • 23 Mei 2026 23:34 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Penyanyi dan penulis lagu, Ed Sheeran, secara resmi mengumumkan perpisahannya dengan Warner Music Group. Keputusan ini menandai berakhirnya kemitraan luar biasa selama 15 tahun yang telah membesarkan namanya dari seorang musisi jalanan hingga menjadi salah satu bintang pop terbesar di planet ini. Kabar mengejutkan ini disampaikan langsung oleh Ed Sheeran melalui buletin resmi kepada para penggemarnya, di mana ia mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya telah resmi keluar dari label tersebut sejak bulan lalu.

Melalui pesan emosionalnya, pelantun lagu "Shape of You" ini menegaskan bahwa keputusannya untuk hengkang tidak didasari oleh adanya konflik internal atau perselisihan hukum. Sheeran mengklarifikasi bahwa situasi ini bukanlah drama klasik tentang seorang musisi yang merasa tidak puas lalu memutuskan untuk meninggalkan label rekamannya. Sebaliknya, perpisahan ini berjalan dengan sangat damai, penuh rasa hormat dan didasari oleh hubungan baik yang tetap terjaga di antara kedua belah pihak hingga saat terakhir.

Sheeran menjelaskan bahwa alasan utama di balik langkah besar ini adalah evolusi personal dan perubahan prioritas hidupnya. Ia merefleksikan bagaimana dirinya memulai perjalanan ini sebagai seorang remaja belasan tahun yang polos dan kini telah bertransformasi menjadi seorang pria dewasa sekaligus ayah dari dua anak. Perubahan status dan kedewasaan inilah yang memicu perasaan kuat di dalam hatinya bahwa ia membutuhkan perubahan serta penyegaran dalam cara mengelola karir profesionalnya ke depan.

Mengingat kembali awal mula karirnya, kemitraan Sheeran dengan Warner Music dimulai dari sebuah ketidaksengajaan yang unik. Pada tahun 2011, ia bertemu dengan Ed Howard, yang kini menjabat sebagai bos Atlantic UK, di sebuah pertunjukan kecil di sebuah pub di kawasan Notting Hill. Saat itu, Sheeran bahkan tidak mengetahui bahwa Howard bekerja di sebuah label rekaman dan hanya menganggapnya sebagai orang baik yang bersedia meminjamkan sofa untuk tempatnya menginap. Kepercayaan awal dari Howard dan tim Warner-lah yang akhirnya membawa Sheeran menandatangani kontrak profesional pertamanya.

Mengutip dari Variety, selama satu setengah dekade bernaung di bawah bendera Warner Music, Asylum dan Atlantic Records, Sheeran telah mencetak angka penjualan dan statistik yang mencengangkan. Musisi berusia 35 tahun ini tercatat telah merilis delapan album studio, menjual sekitar 170 juta kopi rekaman di seluruh dunia dan mengumpulkan lebih dari 126 miliar pemutaran digital secara global. Kerja sama ini tidak hanya melahirkan album-album ikonik seperti Plus, Multiply dan Divide, tetapi juga berhasil mengubah seorang musisi pub lokal menjadi mega bintang yang mampu memenuhi stadion-stadion megah di berbagai negara.

Meskipun Sheeran telah resmi keluar, kerja sama bisnis antara dirinya dan Warner Music Group tidak sepenuhnya terputus. Pihak Warner dipastikan akan tetap memegang dan mengelola katalog musik lama milik Sheeran yang telah dirilis sebelumnya. Selain itu, hak atas album-album terbarunya seperti Autumn Variations (2023) dan Play (2025) yang dirilis melalui label pribadinya, Gingerbread Man Records, akan tetap dilisensikan kepada Warner melalui pengaturan distribusi jangka panjang yang sudah disepakati.

Hingga saat ini, Ed Sheeran belum mengumumkan label baru mana yang akan menjadi rumah bagi karya-karyanya di masa depan, meskipun rumor di industri berspekulasi tentang kemungkinan ia merapat ke Universal Music Group atau bergerak sepenuhnya secara independen. Menutup pengumumannya, Sheeran menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh tim Warner di seluruh dunia yang telah mendukung perjalanannya yang luar biasa ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....