Drake Pecahkan Rekor Streaming 2026 Berkat Luncurkan 3 Album

  • 17 Mei 2026 22:32 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Industri musik global kembali diguncang oleh aksi tak terduga dari megabintang rap asal Kanada, Drake. Secara mengejutkan, rapper kelahiran Toronto ini merilis tiga album penuh secara bersamaan pada hari Jumat, 15 Mei 2026. Ketiga proyek tersebut bertajuk Iceman, Maid of Honour dan Habibti. Strategi rilis yang sangat ambisius ini langsung membuat platform streaming digital kewalahan menghadapi lonjakan pemutar dari jutaan penggemar di seluruh dunia yang tidak menyangka akan kehadiran trilogi ini.

Dikutip dari NME, tidak butuh waktu lama bagi rilisan ini untuk mencatatkan namanya di buku sejarah musik modern. Hanya dalam hitungan jam setelah peluncurannya, platform Spotify secara resmi mengonfirmasi bahwa Drake berhasil memecahkan tiga rekor sekaligus untuk tahun 2026. Pencapaian fantastis tersebut meliputi kategori artis dengan jumlah pemutaran terbanyak dalam satu hari, album yang paling banyak didengarkan dalam sehari, serta lagu yang paling banyak diputar dalam satu hari di platform tersebut.

Sorotan utama dari peluncuran tiga album ini tertuju pada Iceman, yang didapuk sebagai album studio solo kesembilan resmi milik Drake. Di dalam proyek yang berisi 18 lagu tersebut, terdapat trek pembuka yang emosional berjudul "Make Them Cry". Lagu ini langsung melesat dan mengamankan posisi sebagai lagu yang paling banyak diputar dalam satu hari sepanjang tahun 2026 di Spotify, melampaui rekor-rekor yang telah tercipta sejak awal tahun ini.

Sebelum kejutan besar ini terjadi, Drake sebenarnya telah memicu rasa penasaran publik melalui strategi promosi yang sangat teatrikal. Rapper berusia 39 tahun tersebut sempat mendirikan sebuah instalasi es raksasa setinggi 15 kaki di pusat kota Toronto, di mana para penggemar harus menggunakan palu godam hingga alat pembakar untuk mencairkannya demi mengetahui tanggal rilis album.

Kehadiran tiga album baru ini membawa angin segar bagi para penggemar setianya yang telah menanti karya solo terbaru Drake sejak perilisan For All the Dogs pada tahun 2023 lalu. Secara total, Drake menyuguhkan sebanyak 43 lagu baru yang tersebar di ketiga album tersebut. Menariknya, masing-masing album seolah merepresentasikan sisi identitas yang berbeda, mulai dari gaya rap introspektif bernuansa dingin di Iceman, eksplorasi dinamika hubungan di Maid of Honour, hingga eksperimen musik global dan kehidupan malam di Habibti.

Selain menyuguhkan lirik yang mendalam, trilogi album ini juga langsung memicu kehebohan di media sosial karena memuat sejumlah sindiran tajam. Ini merupakan proyek solo pertama Drake setelah perseteruan sengitnya yang sangat viral dengan Kendrick Lamar pada tahun 2024 silam. Di dalam lagu-lagu barunya, Drake tidak hanya memberikan respons emosional terkait rivalitas tersebut, tetapi juga melayangkan sindiran halus kepada beberapa tokoh publik lainnya, termasuk bintang bola basket LeBron James dan DeMar DeRozan.

Dominasi mutlak Drake tidak hanya berhenti di Spotify saja. Laporan dari Billboard menunjukkan bawa rilisan tiga album ini juga mencetak tonggak sejarah baru di Amazon Music, dengan meraih debut streaming 24 jam pertama terbesar secara global untuk artis mana pun di tahun 2026. Keberhasilan ini membuktikan bahwa terlepas dari segala perdebatan budaya mengenai relevansinya belakangan ini, kemampuan Drake untuk menggerakkan massa dan menguasai kultur streaming global di era digital masih tak tertandingi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....