Single Baru Charli XCX Dapat Kritikan Tajam

  • 09 Mei 2026 08:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Single terbaru Charli XCX, Rock Music, dikritik karena dianggap lebih menjadi sebuah strategi pemasaran ketimbang sebuah karya seni. Para kritikus menilai lagu ini terjebak dalam slogan murahan yang menyatakan bahwa lantai dansa telah mati demi mengejar tren musik rock.

Dilansir dari Far Out Magazine, lagu ini dianggap gagal memadukan semangat ‘hyperpop’ dengan kebangkitan ‘indie sleaze’ karena hanya menyentuh permukaan estetika genre tersebut. Alih-alih memberikan penghormatan pada tradisi musik rock, karya ini justru terasa seperti parodi dangkal yang tidak memiliki kedalaman rasa.

Lirik yang provokatif dan penggunaan distorsi suara yang kasar disebut-sebut sangat canggung hingga membuat pendengar merasa tidak nyaman. Penulis Lauren Hunter bahkan menegaskan bahwa elemen parodi dalam lagu ini hanya terasa lucu selama sebulan sebelum akhirnya membosankan.

Kritik utama tertuju pada kesadaran diri yang berlebihan dari Charli XCX saat mencoba terlihat liar di depan kamera. Setiap referensi tentang gaya hidup bebas yang ditampilkan terasa sangat diperhitungkan demi menarik perhatian publik dan algoritma media sosial.

Proyek ini digambarkan sebagai sebuah iklan yang berpura-pura cerdas namun sebenarnya kosong layaknya tas mewah yang tidak berisi. "Rock Music" dianggap sebagai komoditas yang hanya mementingkan keuntungan finansial di tengah iklim industri musik yang semakin termediasi.

Meskipun musik pop seharusnya bersifat menyenangkan, lagu ini justru terdengar seperti hasil aransemen amatir yang kehilangan nyawa. Melodi yang ditawarkan tidak memiliki daya pikat dan keseluruhan produksi lagunya menyisakan kesan yang kurang menyenangkan bagi telinga.

Upaya Charli XCX untuk berlindung di balik konsep "ketidakaslian yang disengaja" dianggap tidak bisa membebaskannya dari kritik tajam para pakar. Musik pop tidak serta merta menjadi radikal hanya karena sang artis menganggap kritik sebagai sesuatu yang tidak keren.

Pada akhirnya, "Rock Music" dinilai sebagai sebuah kalkulasi kosong yang menyamar menjadi spontanitas di balik celana kulit yang ketat. Lagu ini dianggap gagal memenuhi standar kualitas musik yang baik dan justru menjadi titik rendah dalam diskografi sang penyanyi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....