Review Invincible Season 4 Episode 8: Thragg Tawarkan Gencatan Senjata!
- 24 Apr 2026 16:34 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Episode terakhir season 4 serial Invincible atau episode 8 telah tayang pada Rabu, 22 April 2026 di Prime Video, layanan streaming video berlangganan milik Amazon. Judul internasional untuk episode ini adalah "Don't Leave Me Hanging Here", yang berfokus pada ketakutan Mark akan serangan balasan Kekaisaran Viltrum.
Sebelumnya, atau di episode 7 season 4 serial Invincible, upaya Thragg untuk mengajak Nolan kembali berpihak pada Kekaisaran Viltrum berujung buntu. Pertempuran berdarah dan sadis antara dua kubu tidak terelakan.
Kubu Koalisi sempat berhasil mendapatkan momentum dengan beberapa senjata yang dapat melukai bahkan membunuh kubu Kekaisaran Viltrum. Puncaknya, Nolan, Mark dan Thaedus berhasil terbang menembus Planet Viltrum dan menghancurkannya. Namun kekalahan jumlah, membuat Koalisi akhirnya benar-benar kerepotan.
Puncaknya, Oliver yang gegabah menyerang Thragg sendirian berhasil ditangkap dan menerima serangan kejam yang mengakibatkan tangannya putus dan bagian wajahnya terlepas, hingga mengakibatkan Oliver tidak bergerak sedikitpun. Kondisi tersebut membuat Mark dan Nolan kalap dan ceroboh, hingga berakhir dengan babak belurnya keduanya.
Setelah pertempurang sengit tersebut, Mark dan Nolan terpaksa harus meninggalkan Oliver demi memastikan bahwa Thragg dan sisa bangsa viltrum tidak balas dendam ke planet bumi. Trauma dan ketakutan membuat Mark mulai membayangkan pembantaian yang dilakukan Kekaisaran Viltrum kepada orang-orang di bumi.
Termasuk orang-orang yang dipedulikan oleh Mark, seperti Eve dan ibunya serta manusia-manusia bumi lainnya. Mark menyadari bahwa langkahnya bersama Koalisi Galaksi menghancurkan planet viltrum adalah kesalahan besar.
Hari-hari Mark di bumi benar-benar dihantui ketakutan, pertempuran itu benar-benar membuat Mark menderita trauma (PTSD). Tepat setelah Debbie memilih untuk pergi bersama Nolan yang berniat untuk menemui dan merawat Olliver, Mark bertemu dengan Thragg yang menawarkan persyaratan gencatan senjata, dan Mark menerima tawaran tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....