Penyanyi D4vd Resmi Didakwa Atas Pembunuhan Berencana
- 21 Apr 2026 14:55 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Penyanyi pendatang baru yang populer lewat TikTok, D4vd, resmi didakwa atas pembunuhan tingkat pertama terhadap Celeste Rivas Hernandez, seorang remaja berusia 14 tahun. Kasus yang mengguncang industri musik ini mencapai babak baru setelah D4vd ditangkap oleh Kepolisian Los Angeles (LAPD) pada pertengahan April 2026.
Kasus ini bermula pada 8 September 2025, ketika jasad yang sudah mulai terurai ditemukan di dalam bagasi mobil Tesla milik D4vd yang ditinggalkan di kawasan Hollywood Hills. Warga sekitar melaporkan bau menyengat dari kendaraan tersebut sebelum akhirnya diderek oleh petugas.
Setelah diperiksa, ternyata terdapat jasad yang sudah membusuk di dalamnya. Jasad tersebut diidentifikasi sebagai Celeste Rivas Hernandez, yang telah dilaporkan hilang oleh keluarganya di Lake Elsinore sejak April 2025. Dokumen pengadilan mengungkapkan bahwa jasad korban ditemukan dalam kondisi dimutilasi dan disimpan dalam beberapa tas plastik hitam.
Mengutip Variety, dalam persidangan yang digelar pada Senin, 20 April 2026, jaksa wilayah Los Angeles mengajukan dakwaan berat terhadap penyanyi bernama asli David Anthony Burke tersebut. Antara lain:
1. Pembunuhant tingkatp pertamad dengank keadaank khusus (termasuk dugaan "menunggu korban" atau lying in wait).
2. Tindakan asusila terhadap anak di bawah umur 14 tahun.
3. Memutilasi jasad manusia.
Pihak jaksa menyatakan bahwa Celeste terakhir kali terlihat menuju kediaman D4vd pada April 2025 dan tidak pernah terlihat lagi sejak saat itu. Jaksa juga menduga motif pembunuhan berkaitan dengan upaya D4vd untuk mempertahankan karir musiknya yang sedang naik daun.
Sementara itu, melalui pengacaranya, D4vd menyatakan tidak bersalah atas semua dakwaan. Tim hukumnya menegaskan bahwa bukti-bukti yang ada tidak membuktikan kliennya sebagai penyebab kematian Celeste dan berkomitmen untuk membela kebenaran di pengadilan, dan saat ini, D4vd ditahan tanpa jaminan.
Sejak penyelidikan mulai mengarah padanya, karir musik D4vd yang dikenal lewat lagu hit seperti "Romantic Homicide", seolah merosot. Sejumlah jadwal tur di Amerika Utara dan Eropa telah dibatalkan, termasuk penampilannya yang direncanakan akan digelar di Grammy Museum.
Kini, kasus ini sedang dalam proses hukum aktif. Jika terbukti bersalah atas dakwaan dengan keadaan khusus, D4vd berpotensi menghadapi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat atau bahkan hukuman mati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....