Sabrina Carpenter Minta Maaf Adanya Salah Paham di Panggung Coachella

  • 12 Apr 2026 09:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Bintang pop Sabrina Carpenter baru saja mengeluarkan permintaan maaf resmi menyusul insiden yang terjadi saat penampilannya sebagai penampil utama atau headliner, di Coachella 2026 pada Jumat, 10 April 2026 malam. Sang penyanyi menuai kritik tajam di media sosial setelah secara keliru mengira tradisi sorak-sorai budaya Arab sebagai suara "yodeling" (yodel) dan menyebutnya "aneh".

Insiden tersebut bermula saat Carpenter sedang berinteraksi dengan penonton di sela-sela lagunya. Seorang penggemar di barisan depan melakukan Zaghrouta, sebuah tradisi ululasi atau sorakan melengking yang biasa dilakukan di kebudayaan Timur Tengah dan Afrika Utara untuk merayakan kegembiraan.

Dalam video yang viral di platform X, Carpenter terdengar merespons suara tersebut dengan bertanya, "Tunggu, siapa itu yang melakukan yodel?". Ketika penggemar tersebut mencoba menjelaskan bahwa itu adalah bagian dari budayanya, Carpenter secara sarkastik menjawab, "Yodeling adalah budayamu? Itu aneh," yang kemudian memicu tawa dari sebagian penonton di lokasi namun memicu kemarahan di dunia maya.

Potongan video tersebut dengan cepat tersebar, memicu tuduhan bahwa Carpenter bersikap tidak sensitif dan xenofobia. Banyak netizen, terutama dari komunitas Arab, merasa tersinggung karena tradisi yang bermakna dalam budaya mereka dianggap sebagai lelucon atau sesuatu yang "aneh".

Menanggapi reaksi keras tersebut, pelantun lagu "Espresso" ini segera mengunggah pernyataan di akun X miliknya pada Sabtu, 11 April pagi. Ia mengklarifikasi bahwa komentarnya sama sekali tidak bermaksud buruk atau rasis.

"Permintaan maaf saya yang tulus. Saya tidak bisa melihat orang tersebut dengan jelas dari panggung dan tidak bisa mendengar suaranya dengan jernih karena in-ear monitor saya," tulis Carpenter. Ia menambahkan, "Reaksi saya adalah murni kebingungan dan sarkasme yang salah tempat, bukan niat jahat. Saya seharusnya bisa menanganinya dengan lebih baik. Saya menghargai semua cara penggemar saya merayakan musik saya dan saya belajar hal baru setiap hari."

Meski diwarnai kontroversi, set Coachella Sabrina Carpenter tetap dipuji sebagai salah satu produksi pop paling ambisius tahun ini. Mengusung tema "Sabrinawood", ia menampilkan panggung yang terinspirasi dari era keemasan Hollywood dengan koreografi yang intens.

Namun, insiden Zaghrouta ini menjadi pengingat bagi para artis besar tentang pentingnya kesadaran budaya saat berinteraksi dengan basis penggemar global yang beragam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....