Kecanduan Film Horor: Seram tapi Nagih
- 11 Apr 2026 19:30 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Bagi sebagian orang, menonton film horor bukan sekadar hiburan, tapi sudah menjadi kebiasaan yang sulit ditinggalkan. Sensasi tegang, kaget, hingga rasa takut justru menjadi daya tarik tersendiri. Tak heran, banyak yang merasa “ketagihan” dan terus mencari tontonan horor terbaru, bahkan sampai maraton berjam-jam.
Fenomena kecanduan film horor sebenarnya cukup menarik. Saat menonton adegan menegangkan, tubuh melepaskan adrenalin dan dopamin—dua hormon yang berhubungan dengan rasa senang dan euforia. Inilah yang membuat pengalaman menakutkan terasa justru menyenangkan bagi sebagian orang. Sensasi campuran antara takut dan lega setelah film selesai menciptakan efek “nagih”.
Secara psikologis, menonton horor juga bisa menjadi cara aman untuk merasakan ketakutan. Penonton tahu bahwa apa yang mereka lihat tidak nyata, sehingga otak tetap merasa aman meski jantung berdebar kencang. Ini mirip seperti naik roller coaster—menegangkan, tapi tetap terkendali.
Namun, jika berlebihan, kebiasaan ini bisa berdampak kurang baik. Terlalu sering menonton film horor dapat memicu gangguan tidur, mimpi buruk, hingga rasa cemas berlebih. Beberapa orang bahkan menjadi lebih sensitif terhadap suara atau situasi gelap setelah terlalu sering terpapar adegan menakutkan.
Kecanduan juga bisa terlihat dari perubahan perilaku. Misalnya, selalu mencari film horor baru, merasa kurang puas jika tidak menonton, atau mengabaikan aktivitas lain demi menonton. Jika sudah sampai tahap ini, penting untuk mulai mengatur ulang kebiasaan agar tetap seimbang.
Untuk mengurangi kecanduan, cobalah membatasi waktu menonton dan memilih genre lain sebagai selingan. Aktivitas seperti olahraga, membaca, atau berkumpul dengan teman bisa menjadi alternatif yang lebih menyehatkan secara mental. Mengatur jadwal tontonan juga membantu agar tidak berlebihan.
Menariknya, tidak semua orang bisa menikmati film horor. Hal ini dipengaruhi oleh kepribadian dan tingkat toleransi terhadap rasa takut. Orang yang menyukai sensasi ekstrem biasanya lebih mudah menikmati genre ini dibandingkan mereka yang cenderung sensitif.
Pada akhirnya, menonton film horor sah-sah saja selama masih dalam batas wajar. Jika dilakukan dengan bijak, sensasi tegangnya justru bisa menjadi hiburan yang seru. Kuncinya adalah mengenali batas diri agar “ketagihan” tidak berubah menjadi gangguan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....