Mark Hoppus Beri Penghormatan Untuk Bassis Green Day
- 25 Jan 2026 06:24 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Mark Hoppus memberikan penghormatan emosional kepada Mike Dirnt dalam ajang 2026 Bass Magazine Awards di California. Bassis Blink-182 tersebut menyebut sahabatnya sebagai detak jantung utama dari instrumen bernada rendah dalam sejarah musik punk dunia.
Dilansir dari NME.com, Hoppus mengenang masa kuliahnya saat ia pertama kali jatuh cinta pada musik Green Day melalui album legendaris berjudul Kerplunk. Ia mengaku sangat terinspirasi oleh teknik permainan Mike Dirnt yang dianggapnya sebagai perpaduan sempurna antara energi Ramones dan gaya Descendents.
Inspirasi tersebut bahkan melahirkan riff lagu ikonik What’s My Age Again? setelah Hoppus salah mencoba memainkan intro lagu J.A.R. milik Green Day. Ia juga menceritakan antusiasmenya saat berburu album Dookie pada tahun 1994 demi mendengarkan garis bass legendaris dalam lagu Longview.
Hubungan keduanya semakin erat saat Blink-182 dan Green Day melakukan tur bersama dalam tajuk "Pop Disaster Tour" pada tahun 2002. Hoppus mengakui bahwa momen tersebut menjadi salah satu titik tertinggi dalam hidupnya meskipun sempat muncul persaingan musikal yang cukup unik.
Saat itu, Blink-182 sedang berada di puncak popularitas sementara Green Day sedang mengalami transisi sebelum akhirnya bangkit melalui album American Idiot. Hoppus merasa sangat canggung ketika bandnya harus menjadi penampil utama di atas grup musik yang selama ini menjadi pahlawannya.
Di luar panggung, Mike Dirnt terbukti menjadi sahabat yang sangat setia saat Hoppus berjuang melawan penyakit kanker beberapa tahun lalu. Dirnt rajin mengirimkan pesan dukungan dan bahkan memberikan sebuah bass kado spesial untuk membangkitkan semangat kesembuhan sang rekan sejawat.
Hoppus menyimpulkan sosok Dirnt sebagai seorang perajin musik ulung yang selalu jujur menjadi dirinya sendiri di setiap kesempatan. Kisah persahabatan dan perjalanan karier mereka juga dibahas secara mendalam dalam buku memoar terbaru Hoppus yang berjudul Fahrenheit-182.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....