Konser Sombr Dikritik di TikTok, Ini Tanggapannya
- 21 Okt 2025 12:56 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Shane Michael Boose, yang lebih dikenal dengan nama panggung Sombr, baru-baru ini memberikan tanggapan atas kritik yang muncul setelah video ulasan viral di TikTok mengenai konsernya di Washington, D.C., pada 13 Oktober lalu. Dalam video tersebut, seorang pengunjung berusia 25 tahun mengklaim bahwa konser tersebut adalah "salah satu pengalaman terburuk" dalam hidupnya.
Mengutip dari Eonline.com, dalam sebuah video yang diunggah di TikTok pada (19/10/2025), Sombr menjelaskan pandangannya tentang kritik tersebut dan membela baik penampilannya maupun audiensnya. Pengguna TikTok yang dimaksud mengkritik konser karena "terlalu banyak anak muda" dan menyebut humor "brain rot jokes" yang dilontarkan oleh Sombr sebagai sesuatu yang mengganggu. Ia juga menganggap suasana konser tersebut "cringe" (memalukan).
Sombr menanggapi serangan terhadap penampilannya, yang menurutnya memicu "serangan kebencian berat terkait body shaming" terhadap dirinya. "Saya sepenuhnya menghargai orang yang punya opini, tapi saya ini seorang musisi yang baru saja berusia 20 tahun," ujar Sombr. Dia kemudian menyoroti ekspektasi pengguna TikTok tersebut, mengingat bahwa dirinya sendiri lebih muda lima tahun dari sang pengkritik.
Dia melanjutkan, "Jika kamu berusia 25 tahun dan datang ke konser saya, lalu tidak mengharapkan ada orang yang lebih muda dari kamu di sana, padahal saya sebagai artis saja lebih muda lima tahun dari kamu, itu masalah skill sih." Musisi tersebut juga menekankan bahwa humornya yang ringan, termasuk "brain rot jokes," seharusnya tidak menjadi kejutan bagi para penggemar, mengingat persona kocaknya yang sudah lama dikenal di dunia maya.
"Siapa saja yang mengenal saya tahu bahwa saya tidak pernah mengucapkan kata serius dalam hidup saya," tambah Sombr, seraya menegaskan bahwa konsernya lebih banyak berfokus pada musik dengan hanya sedikit humor. "Saya cuma bercanda selama lima menit di konser, sisanya ya musik. Nikmati saja."
Sombr juga menegaskan komitmennya untuk menciptakan suasana inklusif di konsernya, menjelaskan bahwa "setiap usia, jenis kelamin, orientasi seksual, gender dan ras" disambut di pertunjukannya. Untuk lebih menekankan pesan tersebut, dia secara satiris mengarah pada sekeping rumput sintetis, seakan-akan mengajak orang tersebut untuk "touch grass" sebuah ungkapan internet yang berarti menyarankan seseorang untuk beristirahat dari media sosial.
"Kalian harus mencari orang bermasalah lain untuk dibenci, karena saya hanya ada di sini," tutup Sombr.
Pernyataan ini muncul di tengah perbincangan yang semakin berkembang tentang perbedaan usia antara artis dan penggemar serta ekspektasi terhadap pertunjukan konser, terutama di era di mana banyak artis yang berinteraksi secara langsung dengan audiens mereka melalui media sosial. Meski mendapatkan kritik, artis muda ini tetap teguh pada gaya dan persona uniknya, mengundang para penggemar untuk menikmati suasana ceria dan ringan di konsernya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....