Kilas Balik Album Ikonik Radiohead "Kid A"
- 04 Okt 2025 06:38 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Dua puluh lima tahun lalu, tepatnya 2 Oktober 2000, Radiohead merilis sebuah album yang sangat berbeda dan absurd di telinga para penggemarnya. Alih-alih melanjutkan kesuksesan album OK Computer, Radiohead justru membongkar total formula musik mereka.
Band ini meninggalkan ciri khas bermusik mereka yang sudah dikenal publik, mengubah vokal Thom Yorke, dan meminimalisir riff-riff gitar layaknya pada album-album mereka sebelumnya. Liriknya hanya berupa potongan-potongan tak jelas dan lagu-lagu mereka terasa seperti lanskap yang retak.
Lagu-lagu seperti "Everything in Its Right Place" dan "Idioteque" tidak hanya meminjam elemen musik elektronik. Mereka mengaburkan kategori hingga genre musik menjadi tak terdefinisikan. Album ini terasa seperti transmisi ketakutan, isolasi, dan masa depan digital yang kian mendekat.
Meskipun terasa aneh, album Kid A tetap memiliki sisi humanis yang dalam. Jonny Greenwood mengubah kekacauan menjadi desain, sementara Colin Greenwood dan Ed O'Brien menjadikan pengekangan sebagai bentuk. Pada drum yang dimainkan oleh Phil Selway, sangat terasa seperti pola yang bergeser.
Saat dirilis, banyak kritikus musik merasa bingung dan beberapa di antaranya masih merasa tidak nyaman dengan album ini. Namun, sejarah menunjukkan bahwa Kid A bukanlah jalan buntu.
Album ini justru meramalkan bagaimana musik dan budaya akan menjadi genre yang terfragmentasi, kekuatan komponen digital yang dominan, dan seni sebagai sinyal. Radiohead tidak hanya merilis sebuah album studio, tetapi mereka juga telah membawa masa depan ke masa kini dengan caranya yang instan serta membuatnya tetap abadi hingga saat ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....