Jejak Kecil di Lorong Sekolah: Menyemai Sehat, Menjaga Harapan

  • 27 Agt 2026 16:39 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Hari ini Rabu, 26 Agustus 2026 kami ajak anda untuk mengunjungi salah satu sekolah dasar yang berada di sisi Kota Cirebon yaitu SD IT Sabilul Huda Kota Cirebon. Di SD IT ini setiap harinya selalu riuh oleh keceriaan. Suara derap langkah kaki-kaki kecil yang berlarian di lorong kelas, gelak tawa polos saat saling menyapa teman, hingga gemuruh doa pagi yang dilantunkan bersama.

Bagi kita yang dewasa, mungkin melihat tawa mereka adalah pengingat betapa berharganya masa kecil. Namun, di balik tawa renyah dan langkah gesit anak-anak kita, ada satu hal mendasar yang sering kali luput dari perhatian yaitu kesehatan tubuh mereka yang sedang tumbuh.

Di sudut koridor, kami menemui Ibu Linda sebagai bendahara dan seorang guru di SD IT Sabilul Huda yang sedang memperhatikan murid-muridnya dengan pandangan penuh kasih. Sebagai pendidik yang berinteraksi setiap hari dengan anak-anak, Ibu Linda sangat paham betul bahwa semangat belajar seorang anak berakar dari kondisi fisiknya.

Namun sayangnya, tidak semua anak bisa menceritakan apa yang dirasakannya. Ada yang kerap mengantuk di kelas bukan karena malas, melainkan karena daya tahan tubuh yang menurun.

Ada pula yang kesulitan melihat papan tulis, namun malu untuk mengadu. Kehadiran program Cek Kesehatan Gratis atau CKG di lingkungan sekolah SD IT Sabilul Huda ini menjadi titik balik yang membawa angin segar. Pagi ini, ruang kelas yang biasanya berisi deretan bangku belajar mendadak disulap menjadi pos pemeriksaan kesehatan yang ramah dan menyenangkan bagi anak-anak.

Sebagai seorang guru ibu Linda sangat bersyukur dengan adanya kegiatan Cek Kesehatan Gratis di SD IT Sabilul Huda.

"Jujur, kami dari pihak sekolah sangat bersyukur dan merasakan banyak manfaat yang luar biasa dengan adanya kegiatan Cek Kesehatan Gratis ini. Banyak sekali anak-anak didik kami yang akhirnya terbantu. Anak-anak yang mungkin selama ini kelihatan sehat-sehat saja, ternyata dari hasil pemeriksaan baru ketahuan kalau ada masalah pada penglihatan, pendengaran, atau kesehatan giginya. Ya manfaatnya nyata sekali orang tua akhirnya jadi lebih peduli, dan kami sebagai guru bisa memberikan pendampingan belajar yang tepat sesuai kondisi anak.”

Suasana pemeriksaan di hari ini tentu jauh dari kesan yang menakutkan. Tidak ada jarum suntik yang membuat anak-anak bersembunyi di balik punggung gurunya dan tidak ada aroma obat yang menyengat. Tim medis yang hadir menyapa anak-anak dengan senyuman hangat, mengajak berdialog seperti seorang sahabat. Di tengah deretan siswa yang mengantri dengan tertib, tampak sosok dr.

Suhandri Nur Hidayat, Kepala UPT Puskesmas Majasem Kota Cirebon. Bersama tim medisnya, beliau memimpin langsung jalannya pemeriksaan di SD IT Sabilul Huda. Bagi dr. Suhandri, melangkah masuk ke area sekolah dan menemui para siswa secara langsung adalah strategi paling krusial dalam membangun benteng kesehatan masyarakat sejak usia dini.

"Iya jadi pemeriksaan atau Cek Kesehatan Gratis ini memang idealnya dan memang harus dilakukan sejak dini sejak anak-anak kita masih duduk di bangku sekolah. Mulai dari PAUD, TK, SD, hingga SMA nanti. Karena banyak penyakit atau potensi gangguan tumbuh kembang yang kalau bisa kita deteksi sejak awal saat usia sekolah, penanganannya jauh lebih mudah. Kami ingin memutus rantai penyakit sebelum menjadi parah. Jadi dengan begitu terdeteksi sejak dini di sekolah, penanganannya bisa langsung kami lanjutkan dengan pengobatan yang tuntas di Puskesmas."

Cegah Dini, Tuntas Obati. Sebuah pesan mendalam yang ditegaskan kembali di atas lantai sekolah SD IT Sabilul Huda. Anak-anak adalah investasi masa depan. Jika gangguan kesehatan pada anak sekecil apa pun itu dibiarkan tanpa terdeteksi, tentu dapat mengganggu proses tumbuh kembang anak, menurunkan konsentrasi belajar, hingga membatasi potensi terbaik yang mereka miliki. Pemeriksaan sejak dini bukan sekadar memeriksa mata, gigi, atau tekanan darah. Ini adalah fondasi kepedulian.

Dengan melalui kegiatan CKG di SD IT Sabilul Huda, para siswa belajar memahami tubuh mereka sendiri tanpa rasa takut. Mereka pulang dengan senyuman lega, membawa catatan kesehatan yang akan menjadi panduan bagi orang tua mereka di rumah, itulah yang dikatakan ibu Linda.

"Dampaknya sangat terasa di kelas. Anak-anak yang tadinya kurang fokus karena ada kendala kesehatan, sekarang setelah terdeteksi dan diintervensi pengobatan tuntas dari Puskesmas Majasem, semangat belajarnya kembali tinggi. Harapan kami, kegiatan CKG ini terus berlanjut secara berkala, karena sekolah sehat adalah kunci utama anak-anak bisa berprestasi."

Langkah kecil tim UPT Puskesmas Majasem di SD IT Sabilul Huda hari ini adalah menjadi cerminan dari harapan besar Kota Cirebon. Sebuah langkah nyata untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun anak yang tertinggal hanya karena masalah kesehatan yang terlambat disadar.

Di akhir kegiatan Cek Kesehatan Gratis di SD IT Sabilul Huda dr. Suhandri pun menyampaikan pesan. Jangan tunggu sampai ada keluhan berat kita baru memeriksaan kesehatan anak-anak kita.

"Jangan tunggu sampai ada keluhan berat baru kita memeriksakan diri atau anak-anak kita. Mari kita sukseskan gerakan Cek Kesehatan Gratis ini di semua jenjang pendidikan. Kita deteksi sejak dini, dan kita dampingi hingga pengobatannya tuntas. Anak-anak yang sehat hari ini adalah pemegang kendali masa depan bangsa yang kuat di esok hari."

Menjaga kesehatan buah hati bukanlah sebuah pilihan di akhir cerita, melainkan komitmen yang harus dibangun sejak bangku sekolah. Dari senyuman ceria para siswa SD IT Sabilul Huda Cirebon, kita belajar bahwa pencegahan dini adalah wujud kasih sayang paling tulus yang bisa kita berikan untuk masa depan mereka. Mari peduli, cegah dini, dan tuntas obati. Salam sehat untuk Anda dan seluruh keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....