Langkah Pelan Subada Menjalani Hari Tua di Losarang
- 17 Mei 2026 20:50 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu - Langkah Subada terlihat pelan menyusuri permukiman warga di Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu. Mantan anggota DPRD itu kini menjalani hari tua dalam keterbatasan ekonomi.
Sesekali, pria berusia senja tersebut menawarkan tenaganya kepada warga sekitar. Namun, kondisi stroke sejak empat tahun lalu membuat tubuhnya sulit bergerak normal.
Warga pun jarang menggunakan jasanya karena kondisi fisiknya terus melemah. Untuk bertahan hidup, Subada mengandalkan bantuan keluarga dan kepedulian tetangga sekitar.
Di tengah keterbatasannya, Subada tetap dikenal ramah kepada warga yang ditemuinya setiap hari. Ia juga tetap berusaha menjalani hidup dengan penuh semangat dan kesabaran.
Kondisi itu menggugah kepedulian mantan anggota DPRD Kabupaten Indramayu, H. Azun Mauzun. Ia mendatangi kediaman Subada di Losarang, Minggu, 17 Mei 2026.
Azun datang untuk bersilaturahmi sekaligus menyerahkan bantuan kepada Subada. Kisah hidup Subada sebelumnya sempat menjadi perhatian masyarakat Indramayu.
“Alhamdulillah tadi sudah berkunjung ke kediaman Bapak Subada, melihat langsung keadaan beliau. Subhanallah, Bapak Subada dalam keadaan demikian,” ujarnya.
Azun mengaku sempat menunggu cukup lama sebelum bertemu dengan Subada di rumahnya. Saat itu, Subada sedang berkeliling mencari makan siang ke rumah tetangga.
“Pertama saya datang ke sana silaturahmi. Kedua ada amanat yang harus ditunaikan, yang harus diberikan haknya kepada beliau,” katanya.
Menurut Azun, bantuan yang diberikan bukan sekadar soal nilai nominal semata. Kepedulian sosial dinilai penting bagi warga yang membutuhkan perhatian bersama.
“Hidup ini cuma sekali, tetap semangat kepada Bapak Subada. Jangan melihat jumlah nominal yang diberikan, tapi kepedulian ada hamba Allah yang harus saya tunaikan,” ucapnya.
Azun juga mengingatkan Subada agar tetap menjaga ibadah di tengah kondisi yang dihadapinya. Ia berharap Subada tetap kuat menjalani kehidupan sehari-hari.
“Jangan tinggal salat lima waktu, karena hidup cuma sekali. Insya Allah kalau salatnya benar, semua akan ikut benar,” kata Azun mengakhiri percakapannya.
Subada merupakan mantan anggota DPRD Kabupaten Indramayu periode 2014-2019 dari PDI Perjuangan. Kini, kehidupannya menjadi perhatian masyarakat karena hidup dalam kondisi serba kekurangan.
Kisah hidup Subada menjadi pengingat tentang pentingnya kepedulian terhadap sesama. Terutama bagi warga yang menjalani masa tua dalam keterbatasan ekonomi dan kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....