Sejuknya Kuningan: Pelarian Singkat Melepas Penat
- 18 Apr 2026 16:46 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Akhir pekan selalu menjadi momen yang paling dinanti bagi warga di sekitaran wilayah Ciayumajakuning. Rasanya, tumpukan beban pekerjaan selama lima hari mendadak luntur begitu kendaraan mulai menanjak membelah jalur menuju kaki Gunung Ciremai.
Kuningan, dengan segala kesederhanaan dan udara pegunungannya, kembali menjadi primadona bagi mereka yang sekadar ingin menghirup oksigen murni tanpa polusi. Tak perlu destinasi mewah atau tiket masuk selangit untuk bisa memulihkan energi di sini.
Hamparan pohon pinus di kawasan Palutungan atau sekadar duduk santai di tepian waduk sudah cukup menjadi obat penat yang paling ampuh. Suasana sejuk yang menyelimuti wilayah ini seolah memberikan pelukan hangat bagi siapa saja yang datang dengan pikiran yang lelah akibat rutinitas kantor.
Tren wisata kini memang mulai bergeser ke arah yang lebih intim dan santai. Alih-alih mengejar spot foto yang sedang viral namun penuh sesak, banyak orang tua yang kini lebih memilih tempat lapang di mana anak-anak bisa bebas bereksplorasi.
Salah seorang wisatawan Yauda mengatakan, di Kuningan, interaksi antar keluarga terasa jauh lebih bermakna di tengah suasana alam yang masih asri dan tenang. Di tengah keriuhan salah satu objek wisata alam, terlihat Fatan yang sedang asyik memantau buah hatinya bermain dengan riang. Baginya, esensi liburan bukanlah soal gengsi atau kemewahan, melainkan kualitas waktu bersama orang-orang tersayang.
"Berlibur aja bareng keluarga yang murah-murah aja, yang penting anak senang," ujar Yauda di sela-sela menemani sang buah hati dengan rona bahagia.
Kesederhanaan inilah yang justru sering kali menciptakan kenangan paling membekas bagi anak-anak. Menikmati jagung bakar hangat atau sekadar berlarian di atas rumput menjadi momen mahal yang sulit didapatkan di hari-hari kerja yang sibuk.
Menurutnya bahagia ternyata tidak serumit yang dibayangkan, asalkan tawa anak-anak tetap menjadi prioritas utama di sela waktu istirahat orang tuanya. Menjelang sore, kabut tipis mulai turun menyelimuti jalanan Kuningan, menandakan waktu untuk kembali ke rumah sudah dekat.
Meski singkat, pelarian ke kaki gunung ini sukses mengisi ulang energi yang sempat terkuras habis. Esok, saat rutinitas Senin kembali menyapa, setidaknya ada cerita manis dan napas yang lebih lega untuk memulai minggu yang baru dengan semangat berbeda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....