Relawan Orok Ceritakan Firasat Sebelum Penemuan Jasad Maulana
- 22 Mar 2025 08:05 WIB
- Cirebon
KBRN, Kuningan: Setelah enam hari pencarian yang melelahkan, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan jasad Maulana Akbar (10) di Bendungan K3, Desa Sangkanurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, pada Kamis (20/3/2025) sekitar pukul 11.10 WIB. Salah satu relawan yang terlibat dalam pencarian tersebut, Kevin, yang biasa dipanggil Orok, menceritakan pengalaman tak terlupakan yang ia alami selama proses pencarian dan firasat yang dia rasakan pada hari itu.
Menurut Kevin, meskipun pencarian telah berlangsung lama dan melelahkan, ia selalu merasa ada harapan. Namun, pada pagi hari menjelang penemuan jenazah Maulana, Orok merasakan firasat yang kuat bahwa hari itu adalah hari terakhir pencarian.
“Saya merasa ada yang berbeda pada pagi itu. Ada semacam ketenangan, dan hati saya bilang bahwa kita akan menemukan Maulana hari itu juga. Saya bilang ke tim, ‘Hari ini pasti kita temukan,’” ujar Orok dengan mata yang masih tampak berkaca-kaca, Sabtu (22/3/2025).
Orok juga menceritakan bagaimana proses pencarian hari itu dimulai. “Kami memulai penyisiran di titik-titik yang sudah biasa kami lewati, tapi ada perasaan aneh yang membuat saya yakin bahwa Maulana sudah dekat. Saya tidak tahu kenapa, tapi perasaan itu begitu kuat,” ucapnya.
Saat tim sampai di sekitar Bendungan K3, keberadaan Maulana akhirnya ditemukan. “Ketika jenazah ditemukan, saya merasa sangat sedih, tapi di sisi lain, saya merasa lega. Kami akhirnya berhasil membawa Maulana pulang kepada keluarganya. Meskipun hasilnya menyedihkan, kami merasa ini adalah kerja keras kami bersama yang akhirnya membuahkan hasil,” kata Orok.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, yang turut mengapresiasi kerja keras seluruh tim SAR, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada relawan seperti Orok yang telah memberikan dedikasi tanpa mengenal lelah.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua relawan yang telah berpartisipasi dalam pencarian ini. Dedikasi dan semangat mereka sangat berarti bagi kami, termasuk Kevin (Orok) yang selalu memberikan semangat kepada tim,” ujar Tuti.
Orok juga mengungkapkan bahwa meskipun sangat lelah dan penuh tantangan, ia merasa puas karena bisa membantu.
"Saya hanya ingin memastikan Maulana ditemukan dan bisa pulang dengan tenang. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai relawan untuk membantu sesama. Kami berharap kejadian ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih berhati-hati, terutama bagi anak-anak yang bermain di dekat sungai,” katanya menambahkan.
Jenazah Maulana Akbar kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan dengan khidmat, dan proses pemakaman berjalan penuh haru di hadapan keluarga serta warga yang turut merasakan kesedihan atas peristiwa tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....