Konsistensi Menjadi Modal Terbesar Bertahan di Dunia UMKM
- 28 Jul 2026 20:56 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Produk camilan makaroni keju Mak'Cheese berhasil berkembang menjadi salah satu produk UMKM asal Kabupaten Cirebon yang kini dipasarkan di berbagai toko oleh-oleh hingga luar daerah. Di balik keberhasilannya, terdapat proses panjang selama dua tahun untuk menyempurnakan resep agar sesuai dengan selera konsumen.
Owner Mak'Cheese, Indah Lestariningsih, mengatakan ide membuat produk tersebut muncul saat dirinya menemukan camilan makaroni keju ketika berkunjung ke luar kota. Karena belum menemukan produk serupa di Cirebon, ia kemudian mencoba mengembangkan resepnya sendiri.
"Awalnya saya penasaran setelah mencicipi makaroni keju di luar kota. Sampai di rumah saya mulai mengulik resepnya. Prosesnya tidak mudah karena waktu itu belum ada referensi yang benar-benar sesuai. Kurang lebih dua tahun saya melakukan uji coba hingga mendapatkan rasa yang pas," ujarnya dalam program UMKM Berbicara RRI Cirebon, Senin, 27 Juli 2026.
Ia mengungkapkan, berbagai percobaan dilakukan dengan meminta pendapat keluarga, tetangga hingga teman-teman untuk mendapatkan cita rasa terbaik.
"Setiap kali membuat resep baru selalu saya minta orang lain mencicipi. Ada yang bilang kurang kriuk, kurang asin, atau kurang terasa kejunya. Dari situ saya terus memperbaiki formulanya sampai akhirnya menemukan karakter rasa Mak'Cheese," katanya.
Ia menjelaskan, produk Mak'Cheese menggunakan sekitar 40 persen keju sebagai bahan utama sehingga menghasilkan cita rasa yang khas. Saat ini produk tersebut telah dipasarkan di sejumlah toko oleh-oleh di Cirebon, Kuningan hingga Bandung.
Selain mengembangkan kualitas produk, Ia juga mengurus berbagai legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, hingga desain kemasan. Ia mengaku berbagai kemudahan dari pemerintah sangat membantu perkembangan usahanya.
"Alhamdulillah saya mendapatkan pendampingan untuk mengurus NIB, legalitas usaha sampai sertifikasi halal. Bahkan desain kemasan juga mendapat bantuan dari pemerintah sehingga produk kami tampil lebih menarik," ujarnya.
Menurutnya, tantangan dalam menjalankan usaha tidak hanya soal produksi, tetapi juga menjaga mental ketika menghadapi penurunan penjualan maupun produk retur dari toko.
"Kalau terjun ke UMKM berarti harus siap dengan segala risiko. Siap saat penjualan naik, tapi juga harus siap ketika omzet turun. Yang paling penting adalah mental dan konsisten menjalankan usaha," katanya.
Dalam memasarkan produknya, Indah memanfaatkan media sosial sekaligus promosi dari mulut ke mulut. Menurutnya, rekomendasi dari pelanggan menjadi strategi pemasaran paling efektif karena mampu membangun kepercayaan calon konsumen.
Ke depan, Indah berharap Mak'Cheese dapat dipasarkan lebih luas, tidak hanya di wilayah Jawa Barat, tetapi juga menembus pasar nasional hingga ekspor ke luar negeri.
"Saya berharap lima tahun ke depan Mak'Cheese bisa tersedia di lebih banyak supermarket dan toko oleh-oleh di seluruh Indonesia, bahkan kalau memungkinkan bisa ekspor ke luar negeri," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....