Nastar Mangga Mimide Indramayu Berdayakan Perempuan Purna Migran
- 11 Jul 2026 18:45 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu - Pertamina EP Zona 7 bersama Pemkab Indramayu menggelar pelatihan vokasional bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Kegiatan kolaboratif ini berlangsung di rumah produksi Nastar Mangga Mimide, Kabupaten Indramayu, Rabu, 8 Juli 2026.
Pelatihan tersebut menyasar ibu-ibu dari keluarga prasejahtera dan purna Pekerja Migran Indonesia (PMI). Mereka mendapatkan pembekalan keterampilan pembuatan kue langsung dari pemilik usaha Nastar Mangga Mimide, Cartini.
Head of Comrel & CID Pertamina EP Zona 7, Wazirul Luthfi, menegaskan komitmen program tersebut. Pihaknya berupaya meningkatkan ekonomi warga, terutama para ibu-ibu di wilayah Kabupaten Indramayu.
"Kami berupaya meningkatkan ekonomi warga lainnya, terutama para ibu-ibu," kata Wazirul Luthfi saat memberikan keterangan. "Agar mereka bisa mandiri secara ekonomi di tanah kelahiran sendiri," ucapnya menambahkan.
Usaha milik Cartini ini merupakan mitra binaan Pertamina EP Zona 7 sejak akhir tahun 2024. Cartini mengembangkan bisnis ini melalui program Perempuan Berdikari, Cerdas, Bersahaja, dan Berdaya (Peri Cahaya).
Perusahaan memfasilitasi kebutuhan usaha berupa rumah produksi, peralatan modern, hingga pemasangan panel surya. Selain itu, terdapat pula bimbingan teknologi pangan dari Universitas Padjadjaran untuk diversifikasi produk.
Ide bisnis kue ini terinspirasi dari melimpahnya potensi buah lokal di sekitar tempat tinggalnya. "Hampir di setiap rumah warga di Indramayu itu ada pohon mangganya," ujar Cartini.
"Jadi kenapa tidak memanfaatkan potensi yang ada di sekitar?" tanya Cartini mengenang awal usahanya. Ia kemudian merangkul enam perempuan purna migran di desanya untuk membantu proses produksi.
"Dari situ saya mulai penjualan dari satu toples, dua toples," kata Cartini tentang merintis bisnis. Saat ini, kapasitas produksi kue tersebut rata-rata mencapai 200 hingga 600 boks per bulan. Pemasarannya telah menjangkau Jakarta hingga dikirim langsung untuk para tenaga kerja wanita (TKW) di Hongkong.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....