Pemilik Safira Cookies: Modal Kecil Bukan Penghalang Memulai UMKM

  • 30 Mei 2026 12:40 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pemilik Safira Cookies, Lia Amalia Hasanah, mengajak masyarakat untuk berani memulai usaha meski dengan modal terbatas. Menurutnya, keberanian dan konsistensi menjadi kunci utama dalam membangun UMKM.

Dalam program UMKM Berbicara RRI Cirebon, beberapa waktu lalu, Lia mengungkapkan banyak orang gagal memulai usaha karena terlalu fokus memikirkan modal besar. Padahal, usaha dapat dimulai dari kemampuan kecil yang dimiliki.

“Kalau memikirkan harus modal besar, enggak akan jadi-jadi,” katanya. Ia menambahkan usaha bisa dimulai dari skala kecil sambil terus memutar keuntungan untuk pengembangan modal.

Ia mengaku dirinya juga pernah merasakan kekhawatiran saat pertama kali membangun usaha cokelat karakter. Namun, ia memilih mencoba dan belajar sambil menjalankan usaha secara perlahan.

“Kita hitung saya punya uang sekian, coba bikin berapa toples sesuai kemampuan,” ujarnya. Menurutnya, pengelolaan keuangan usaha juga harus disiplin dengan memisahkan uang usaha dan kebutuhan rumah tangga.

Selain modal, Lia menilai pemasaran menjadi tantangan terbesar bagi pelaku UMKM. Pada awal merintis usaha, ia mengandalkan promosi dari teman ke teman hingga membuka sistem reseller.

“Jalan terbaik waktu itu buka reseller,” katanya. Kini, ia memanfaatkan media sosial untuk memperluas pasar tanpa meninggalkan pemasaran offline.

Ia juga menyoroti pentingnya menerima kritik dan saran dari pelanggan demi meningkatkan kualitas produk. Ia mengaku selalu meminta pembeli memberikan masukan secara jujur terkait rasa maupun tampilan produknya.

“Saya selalu bilang tolong kasih saran untuk lebih baik ke produk saya,” ucapnya. Menurutnya, sikap terbuka terhadap evaluasi menjadi salah satu cara mempertahankan loyalitas konsumen.

Dalam menghadapi persaingan usaha kuliner, Ia memilih terus berinovasi dengan menciptakan produk yang berbeda dari kompetitor. Ia meyakini kreativitas menjadi modal penting agar usaha tetap bertahan.

“Persaingan itu pasti ada, tinggal kita harus kreatif,” katanya. Ia juga percaya rezeki setiap pelaku usaha tidak akan tertukar selama terus berusaha dan menjaga kualitas.

Ia berpesan agar masyarakat tidak ragu memulai usaha dari hal yang disukai. Ia menilai hobi yang ditekuni dengan serius dapat berkembang menjadi sumber penghasilan jangka panjang.

“Mulailah dari yang kecil dan dari apa yang kita suka,” ucapnya. Ia berharap semakin banyak masyarakat berani membuka usaha mandiri berbasis kreativitas dan minat pribadi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....