UMKM Perlu Bijak Atur Produksi saat Harga Bahan Pokok Naik

  • 06 Mar 2026 04:26 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) diminta lebih bijak dalam mengelola produksi dan penjualan menjelang Ramadan. Hal ini menyusul kenaikan harga sejumlah bahan pokok yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Pengamat ekonomi Moh. Yudi Mahadianto, SE., MM., MPM., CAP., CTT., ACPA mengatakan kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku UMKM yang bergantung pada bahan baku dari pasar. Ia menilai pelaku usaha perlu menyesuaikan strategi agar tetap mampu bertahan.

Menurutnya, pelaku UMKM harus lebih cermat dalam mengatur pembelian bahan baku agar tidak mengalami kerugian. Ia juga mengingatkan agar pembelian bahan baku dilakukan sesuai kebutuhan produksi.

“Ketika kita memang butuh, silakan dibeli. Tapi kalau tidak terlalu dibutuhkan, jangan membeli terlalu banyak,” ujarnya pada Kamis, 5 Maret 2026.

Selain itu, ia juga menilai pelaku UMKM perlu mempertimbangkan strategi harga agar produk tetap terjangkau oleh masyarakat. Menurutnya, kenaikan harga yang terlalu tinggi justru berpotensi menurunkan minat beli konsumen.

“Tetap bagaimana harga bahan tersebut jangan menaikkan harga terlalu tinggi, takutnya tidak laku juga,” katanya.

Ia juga menyarankan pelaku UMKM untuk menjaga kualitas produk meskipun menghadapi kenaikan harga bahan baku. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menyesuaikan komposisi produk tanpa menurunkan kualitas.

“Harga bisa tetap sama, tetapi komposisinya bisa disesuaikan, yang penting kualitas jangan dikurangi,” ucapnya.

Selain pengelolaan produksi, ia juga mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan pemasaran digital agar jangkauan pasar lebih luas. Ia menilai strategi promosi melalui platform digital dapat membantu meningkatkan penjualan di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.

“Lakukan promosi sebanyak-banyaknya lewat digital marketing supaya produk tersebut lebih dikenal masyarakat,” ujarnya menutup.

Rekomendasi Berita