UMKM Kuningan Berinovasi Kembangkan Rangginang Kerupuk
- 07 Feb 2026 19:20 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Upaya pelaku UMKM untuk bertahan sekaligus berinovasi terus dilakukan di berbagai daerah. Salah satunya dilakukan oleh Cici Carsinah, pelaku usaha rangginang kerupuk asal Kabupaten Kuningan, yang mengembangkan usaha keluarga menjadi produk camilan dengan sentuhan kreativitas baru.
Cici Carsinah selaku pemilik usaha ranggining krupuk mengungkapkan, usaha yang kini digelutinya berawal dari usaha orang tua yang lebih dulu memproduksi rangginang. Kondisi harga bahan baku yang sempat tinggi mendorongnya untuk mencari ide agar usaha tetap berjalan sekaligus memberi nilai tambah pada produk yang dihasilkan.
“Awalnya ini usaha keluarga, orang tua yang mengolah. Dari situ saya coba cari ide supaya bahan yang ada bisa dimanfaatkan dan menghasilkan produk yang berbeda dari rangginang pada umumnya,” ujar Cici Carsinah pada RRI dalam program Ruang Beranda Asta Cita UMKM Berbicara, Senin, 2 Februari 2026.
Ia menjelaskan, pada tahap awal produksi hanya dilakukan dalam skala kecil untuk konsumsi pribadi dan keluarga. Namun seiring waktu, ketekunan tersebut membuahkan hasil hingga kapasitas produksi perlahan meningkat dalam hitungan bulan dan tahun.
“Tadinya cuma iseng buat camilan di rumah. Tapi lama kelamaan saya tertarik menekuni ini sebagai usaha dan mulai berani mencari pasar,” katanya.
Inovasi yang dilakukan Cici kemudian melahirkan produk rangginang kerupuk, yakni camilan berbahan dasar tepung tapioka dan tepung singkong. Meski secara tampilan sekilas mirip dengan rangginang biasa, produk tersebut memiliki cita rasa yang berbeda.
“Kalau dilihat memang mirip rangginang, tapi rasanya beda. Bahannya dari tapioka dan singkong, bukan nasi,” ujarnya menjelaskan.
Dari sisi pemasaran, Cici mengaku memulai langkah sederhana dengan menitipkan produk ke warung milik teman. Respons positif dari konsumen membuat produk tersebut terus berlanjut dan berkembang melalui sistem reseller.
“Ya udahlah saya coba dulu 10 bungkus awalnya, terus berkelanjutan alhamdulillah sampai sekarang,” ucap Cici.
Selain bertujuan mempertahankan usaha keluarga, ia juga menilai usaha ini menjadi sarana pemberdayaan diri sebagai ibu rumah tangga. Hingga kini, usaha rangginang kerupuk tersebut telah berjalan hampir tujuh tahun dan terus berupaya memperluas pasar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....