Pelaku Home Industry Rumahan Butuh Pelatihan Digital Marketing
- 21 Okt 2025 16:17 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon : Produksi bawang goreng Dapur Umami sebuah industry rumah tangga di Kota Cirebon semakin diminati masyarakat. Permintaan terhadap bahan pangan ini mengalami peningkatan sehingga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini terus berkembang.
Umami Salah seorang pengrajin usaha bawang goreng rumahan yang beralamat di Perumahan taman Kalijaga permai jl taman indah Harjamukti mengatakan awal mula memproduksi bawang goreng pada tahun 2022. Sebelum memproduksi bawang goreng, sebelumnya telah mencoba produksi Sambal kemasan.
"Tapi produksi sambel kemasan tidak bisa bertahan lama karena masa kadaluarsa sambal sangat terbatas, beda dengan produksi bawang goreng, yang masa kadaluarsanya bertahan lama hingga 6 bulanan," katanya. Selasa (21/10/2025)
Menurut Umami, Melihat potensi usaha dari produksi bawang goreng menjanjikan, maka memutuskan untuk beralih produksi dari Sambal ke Bawang Goreng. Produksi bawang goreng menurut Umami tidak sulit, hanya menyiapkan bawang merah, diolah, dibumbui dan dikemas.
"Namun untuk pemasarannya masih sedikit kesulitan, penjualan hanya dititipkan ke warung, toko, mall UMKM, dan pesanan dari konsumen," ungkapnya.
Umami berharap Pemerintah memberikan pelatihan bagi pelaku UMKM yang mengarah pada edukasi digital marketing untuk memudahkan promosi dan pemasaran melalui online.
"Dengan adanya pelatihan tersebut sedikitnya bisa membantu promosi produksi ke masyarakat luar," ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....