Desa Merah Mata Bangkit Lewat Program Kampung Laos

  • 10 Sep 2025 12:11 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: PT PLN Indonesia Power terus memperkuat peran sosialnya dengan meluncurkan program pemberdayaan masyarakat bertajuk Kampung Laos Serumpun di Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Program ini digagas oleh Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Keramasan PLTG Borang, sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam sektor sosial dan lingkungan.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, mengatakan bahwa inisiatif ini bukan sekadar program CSR, tetapi upaya nyata untuk menghadirkan keberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional pembangkit.

“Kami tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga menghadirkan harapan dan kemandirian. Program ini adalah sinergi antara energi dan kehidupan,” ujarnya dalam peluncuran program, Rabu (10/9/2025).

Desa Merah Mata yang selama ini dikenal memiliki banyak lahan tidur dan keterbatasan sosial ekonomi, kini mulai bertransformasi menjadi sentra budidaya tanaman herbal laos (Alpinia galanga). Tanaman ini dibudidayakan di lahan seluas 60 hektar dan melibatkan 53 warga dari berbagai kelompok, termasuk perempuan, lansia produktif, serta keluarga pra-sejahtera.

Inovasi Sosial Berbasis Ekologi dan Ekonomi

Program Kampung Laos Serumpun mengusung lima pilar utama dalam konsep “SERUMPUN”, yaitu:

Sejahtera: Meningkatkan pendapatan kelompok rentan melalui integrasi rantai nilai dari budidaya hingga produk olahan laos.

Rimbun : Mendorong pemulihan ekologi lahan gambut dengan sistem fertigasi dan pengelolaan limbah menjadi pupuk organik.

Mandiri : Memperkuat kapasitas masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan dan pendampingan teknis.

Produktif: Mengembangkan produk turunan seperti abon, donat, dan pangsit berbahan dasar laos.

Unggul : Menjadikan desa ini sebagai model percontohan desa unggulan berbasis komoditas lokal.

Program ini dirancang dalam roadmap jangka menengah dari tahun 2022 hingga 2026, dengan harapan dapat direplikasi di wilayah lain yang memiliki karakteristik serupa.

Dorong Ekonomi Lokal, Jaga Lingkungan

Selain mendukung ketahanan ekonomi lokal, program ini juga diarahkan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekitar. Pemanfaatan lahan tidur dan teknologi pertanian regeneratif menjadi salah satu solusi dalam mengatasi degradasi lahan gambut serta pencemaran lingkungan.

“Program ini kami rancang secara partisipatif. Kami ingin masyarakat menjadi subjek perubahan, bukan sekadar objek bantuan,” kata Bernadus.

PLN Indonesia Power juga menggandeng mitra lokal dan komunitas dalam pelaksanaan program, guna memastikan keberlanjutan kegiatan pasca program berakhir.

Harapan Menjadi Model Nasional

Dengan pendekatan yang inklusif dan integratif, Kampung Laos Serumpun diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan Sumatera Selatan, tetapi juga model inovasi sosial nasional di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....