First Jobber Diingatkan Waspadai Gaya Hidup dan Penggunaan Paylater
- 20 Sep 2026 09:40 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pekerja yang baru menerima penghasilan sendiri diingatkan tidak terbawa peningkatan gaya hidup setelah mendapatkan gaji. Kemudahan transaksi digital dan dorongan mengikuti tren dapat membuat pengeluaran meningkat apabila tidak disertai perencanaan keuangan.
Konsultan Pendidikan Politeknik LP3I Cirebon, Reiska Nur Tahbaria mengatakan pekerja baru perlu membedakan kebutuhan dan keinginan sebelum menggunakan penghasilan. Menurutnya, keinginan merupakan sesuatu yang dapat ditunda sehingga tidak seharusnya langsung dipenuhi menggunakan dana yang telah dialokasikan untuk kebutuhan penting.
Ia menilai perkembangan media sosial turut menghadirkan berbagai dorongan konsumsi, termasuk melalui promosi dan kemudahan transaksi digital. Karena itu, pekerja perlu mempertimbangkan kemampuan keuangannya sebelum mengikuti tren atau membeli sesuatu yang sebenarnya belum mendesak.
“Kalau suatu hari pendapatan kita turun, apakah kita bisa melunasinya? Sekarang, jika jawabannya membuat kita ragu, lebih baik menunda menggunakan paylater itu,” katanya pada Rabu 16 September 2026.
Ia mengatakan penggunaan paylater tidak dapat langsung dinilai dari satu sisi karena setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda. Namun, kemampuan membayar kembali perlu menjadi pertimbangan sebelum seseorang mengambil fasilitas pembayaran tersebut.
Kepala Bidang Keuangan, Dosen dan HR Politeknik LP3I Cirebon, Imas menjelaskan paylater pada dasarnya merupakan bentuk utang yang harus diperhitungkan kemampuan pelunasannya. Menurutnya, pekerja perlu melihat besarnya pendapatan serta tujuan penggunaan utang sebelum mengambil keputusan.
“Yang harus kita pertimbangkan lagi adalah kemampuan kita untuk melunasi utang tersebut. Kita harus memikirkan apakah kita mampu atau tidak,” ujarnya.
Imas mengatakan penggunaan utang juga perlu mempertimbangkan apakah pengeluaran tersebut berkaitan dengan aset, investasi, atau konsumsi. Ia mengingatkan agar seseorang tidak menggunakan utang secara sembarangan untuk memenuhi pengeluaran konsumtif.
Selain paylater, ia juga menekankan pentingnya memiliki dana darurat untuk menghadapi kondisi yang tidak terduga. Ia menjelaskan dana tersebut dapat digunakan ketika seseorang menghadapi kebutuhan seperti sakit atau kondisi lain yang membutuhkan biaya tambahan.
Menurutnya dana darurat yang terpakai perlu dikembalikan secara bertahap agar cadangan keuangan tetap tersedia. Penggunaan dana tersebut juga perlu disertai kesadaran terhadap konsekuensi terhadap kondisi keuangan pada periode berikutnya.
Ia sendiri mengatakan dirinya tidak menggunakan paylater karena mempertimbangkan risiko pembayaran di masa depan. Ia mengaku khawatir kondisi pendapatan berubah sehingga kewajiban pembayaran justru menjadi beban tambahan.
Pihaknya mengingatkan pekerja baru agar tidak merasa harus mengikuti gaya hidup orang lain ketika mulai berkarier. Reiska menekankan pentingnya tetap sederhana saat memulai karier agar pengeluaran tidak meningkat hanya karena ingin mengikuti penampilan atau gaya hidup di media sosial.
Ia menambahkan bahwa pengelolaan keuangan perlu dipelajari dan dibiasakan oleh pekerja dari berbagai generasi. Menurutnya, tujuan utama pengelolaan keuangan adalah membangun kemandirian dan menjaga kondisi keuangan agar tetap sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....