BI Cirebon Sebut Inovasi Daerah Jadi Kunci Penarik Investasi Baru
- 11 Jul 2026 13:24 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Kota Cirebon dinilai perlu menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat daya saing daerah. Hal ini penting dilakukan guna menciptakan iklim investasi yang kondusif agar tetap menarik bagi investor di tengah dinamika ekonomi global.
Hal tersebut disampaikan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cirebon, Fickry Widya Nugraha, dalam Dialog Publik bertema Kemandirian Ekonomi, Tantangan dan Peluang Masa Depan Kota Cirebon yang diselenggarakan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cirebon di Balai Kota Cirebon, Rabu, 8 Juli 2026.
Fickry menjelaskan kondisi ekonomi global, termasuk kebijakan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve/The Fed), memengaruhi arus investasi ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Menurutnya, investor global akan menempatkan modalnya pada daerah yang memiliki pertumbuhan ekonomi baik, inflasi terkendali, serta iklim usaha yang menjanjikan.
Ia mengatakan terdapat lima indikator utama yang menjadi perhatian investor, yakni pertumbuhan ekonomi, suku bunga, neraca perdagangan, inflasi, dan kondisi pasar keuangan. "Ada lima indikator yang dilihat investor global, yaitu data pertumbuhan, suku bunga, neraca perdagangan, inflasi, dan data pasar atau IHSG," ujar Fickry.
Baca juga: Peluang Besar, BI Cirebon Pacu Pertumbuhan Ekonomi lewat AI
Menurutnya, ketika suku bunga di Amerika Serikat meningkat, sebagian dana investasi global akan kembali ke negara tersebut karena dianggap lebih aman. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi daerah, termasuk Kota Cirebon, untuk terus meningkatkan daya saing agar tetap menjadi tujuan investasi.
Fickry menilai salah satu cara mempertahankan minat investor adalah menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui pengendalian inflasi, peningkatan aktivitas perdagangan, serta penguatan sektor jasa yang menjadi kekuatan Kota Cirebon. "Money follows economy. Kalau ekonominya bergerak, uang akan berlari ke sana," katanya.
Ia menambahkan Kota Cirebon memiliki peluang untuk terus tumbuh karena berperan sebagai pusat perdagangan dan jasa di wilayah Ciayumajakuning. Dengan dukungan inovasi, kolaborasi pemerintah daerah, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, Kota Cirebon dinilai mampu meningkatkan daya saing di tengah persaingan investasi.
Fickry berharap seluruh pemangku kepentingan dapat menjaga stabilitas ekonomi dan terus mendorong inovasi agar pertumbuhan ekonomi Kota Cirebon tetap berkelanjutan. Menurutnya, daerah yang mampu menjaga inflasi, memperkuat investasi, dan menciptakan peluang usaha akan lebih siap menghadapi gejolak ekonomi global sekaligus mempertahankan posisinya sebagai pusat perdagangan dan jasa di kawasan Ciayumajakuning.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....