OJK Cirebon Kembangkan Desa EKI di Gunung Kuning dan Gebang Mekar

  • 30 Apr 2026 16:09 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Desa Gunung Kuning, Kabupaten Majalengka, menjadi salah satu fokus utama pengembangan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (Desa EKI) tahun 2026 oleh Otoritas Jasa Keuangan Cirebon bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Program ini ditujukan untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan masyarakat berbasis potensi lokal, khususnya di kawasan wisata Situ Cipanten yang dinilai strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dalam keterangan rilis yang diterima oleh RRI pada hari Selasa, 28 April 2026, OJK Cirebon menyebut penguatan Desa EKI di Desa Gunung Kuning ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antara OJK Cirebon dan Bupati Majalengka Eman Suherman pada Rabu, 16 April 2026. Langkah ini merupakan kelanjutan dari program yang telah berjalan sejak tahun sebelumnya, sekaligus mempertegas peran kawasan wisata sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Kawasan Situ Cipanten dinilai memiliki potensi besar karena melibatkan berbagai pelaku usaha, mulai dari UMKM, pengelola wisata, hingga sektor pendukung lainnya. Kondisi ini mendorong perlunya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan formal serta kemudahan akses pembiayaan.

Melalui program Desa EKI, OJK menghadirkan pendekatan terintegrasi yang mencakup edukasi literasi keuangan, peningkatan pemahaman terhadap produk jasa keuangan, hingga fasilitasi akses pembiayaan bagi masyarakat produktif. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

Selain Desa Gunung Kuning, OJK Cirebon juga menetapkan sejumlah desa lain di wilayah Ciayumajakuning sebagai bagian dari program Desa EKI. Di antaranya Desa Gebang Mekar di Kabupaten Cirebon, Desa Jagara di Kabupaten Kuningan, Desa Karangsong di Kabupaten Indramayu, serta kawasan wisata kuliner di Kota Cirebon.

Di Desa Gebang Mekar, pengembangan Desa EKI diawali melalui kegiatan edukasi literasi keuangan bagi nelayan pada 2 Maret 2026. Kegiatan tersebut melibatkan Anggota Komisi XI DPR RI Kardaya Warnika dan Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman, dengan fokus pada penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

OJK menilai pendekatan berbasis komunitas menjadi kunci dalam memperluas akses keuangan. Hal itu dilakukan melalui pemetaan literasi dan inklusi keuangan, identifikasi kebutuhan pembiayaan, serta penguatan sinergi antara pemerintah desa, lembaga keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Melalui pengembangan Desa EKI, desa-desa di wilayah Ciayumajakuning diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif. Selain itu, program ini juga diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan layanan keuangan yang aman dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....