Inflasi Kota Cirebon Naik pada Maret 2026, Dipicu Kenaikan Permintaan Pasar

  • 05 Apr 2026 15:08 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Inflasi Kota Cirebon pada Maret 2026 secara bulanan atau month to month menjadi yang tertinggi di Jawa Barat. Meski demikian, secara umum inflasi masih tergolong terkendali dibanding daerah lain.

Kepala BPS Kota Cirebon Samiran menjelaskan bahwa inflasi bulanan Cirebon mencapai 0,68 persen. Angka ini sedikit lebih tinggi dibanding beberapa kota lainnya.

“Secara month to month inflasi Kota Cirebon merupakan yang tertinggi sebesar 0,68 persen,” ujar Samiran. Ia membandingkan dengan Subang dan Depok yang berada di bawahnya.

Namun dari sisi Indeks Harga Konsumen (IHK), Cirebon justru mencatat angka terendah. Hal ini menunjukkan kestabilan harga dalam jangka panjang.

“Kota Cirebon IHK-nya paling rendah sebesar 109,38,” katanya pada Rilis Berita Resmi BPS Kota Cirebon pada Rabu 1 April 2026.

Secara year to date, inflasi Cirebon sebesar 1,03 persen. Angka ini masih lebih rendah dibanding beberapa daerah lain di Jawa Barat.

“Kabupaten Bandung mencapai 1,41 persen, sementara Cirebon 1,03 persen,” ucapnya.

Secara tahunan, inflasi Cirebon juga lebih rendah dibanding sejumlah kota besar. “Inflasi Cirebon 3,54 persen masih di bawah Majalengka yang 4,50 persen,” katanya. Hal ini menjadi indikator stabilitas ekonomi daerah.

Ia menilai tingginya inflasi bulanan dipengaruhi arus mudik. Cirebon sebagai kota tujuan menyebabkan peningkatan permintaan.

“Cirebon adalah tujuan mudik sehingga demand meningkat,” ucapnya. Kondisi ini mendorong kenaikan harga sementara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....