Inflasi Kota Cirebon Capai 3,54 Persen secara Year on Year pada Maret 2026
- 05 Apr 2026 13:32 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Inflasi tahunan atau year on year (YoY) Kota Cirebon pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,54 persen. Angka ini menunjukkan adanya tekanan harga dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala BPS Kota Cirebon, Samiran, menyampaikan bahwa inflasi tahunan tersebut mencerminkan kondisi harga yang masih relatif terkendali. Meski demikian, beberapa komoditas tetap memberikan kontribusi signifikan terhadap kenaikan harga.
“Secara year on year terjadi inflasi sebesar 3,54 persen,” ujarnya pada Rilis Berita Resmi BPS Kota Cirebon pada Rabu 1 April 2026. Ia menegaskan bahwa angka ini masih dalam batas yang dapat dikendalikan.
Sementara secara bulanan atau month to month (MtM), inflasi Maret mencapai 0,68 persen. Tercatat lebih rendah dibanding Februari yang mencapai 0,80 persen.
Menurutnya, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi tahunan. Hal ini tidak terlepas dari meningkatnya konsumsi masyarakat, terutama selama Ramadan.
“Kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil inflasi sebesar 0,68 persen,” ucapnya. Ia menambahkan bahwa inflasi pada kelompok ini mencapai 1,77 persen.
Selain itu, kelompok transportasi juga memberikan kontribusi terhadap inflasi tahunan. Tingginya mobilitas masyarakat, khususnya menjelang mudik Lebaran, menjadi salah satu pemicunya.
“Kelompok transportasi mengalami inflasi sebesar 0,62 persen,” katanya. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat.
Sementara itu, beberapa kelompok pengeluaran justru mengalami penurunan harga atau deflasi. Hal ini turut menahan laju inflasi agar tidak meningkat lebih tinggi.
“Kelompok infokom mengalami deflasi sebesar - 0,01 persen,” katanya. Deflasi ini menjadi faktor penyeimbang dalam struktur inflasi secara keseluruhan.
Secara umum, inflasi tahunan Kota Cirebon menunjukkan bahwa tekanan harga masih ada, namun tetap terkendali. Pemerintah diharapkan terus menjaga stabilitas harga, terutama pada komoditas pangan dan transportasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....