Bank Indonesia Cirebon Ingatkan Warga Waspadai Uang Palsu
- 03 Apr 2026 11:55 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Bank Indonesia Cirebon menyatakan indeks keyakinan konsumen di wilayah Cirebon dan Majalengka masih berada pada level optimistis meskipun terjadi fluktuasi antar bulan, sekaligus mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat bertransaksi tunai dengan memastikan keaslian uang rupiah. Kondisi daya beli yang masih terjaga dinilai menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dalam beberapa bulan ke depan.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, menjelaskan bahwa interpretasi indeks keyakinan konsumen harus dilihat berdasarkan posisi angka terhadap batas optimisme. Selama indeks berada di atas angka seratus, maka keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi dinilai masih positif.
Ia mengatakan, "ketika kita melihat indeks, memang tidak serta-merta kita bisa langsung bandingkan. Ketika indeksnya itu di atas seratus, itu artinya adalah masyarakat optimis. Optimis bahwa keyakinan masyarakat terkait dengan ekonomi ini meningkat. Kita melihat dari sisi nilainya ketika di atas seratus, sinyal-sinyal yang sangat positif ketika di hasil kami di Maret 2025, 145 ini sebenarnya cukup tinggi ya. Jadi kami yakin bahwa hasil yang ada ini menjadi indikator bahwa di wilayah Cirebon dan Majalengka masyarakat masih melakukan aktivitas konsumsi, daya beli masih terjaga sehingga harapannya ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi juga tetap terjaga di wilayah yang diharapkan." ujarnya kepada RRI, Kamis, 2 April 2026.
Selain itu, Bank Indonesia juga terus mengedukasi masyarakat terkait ciri-ciri keaslian uang rupiah untuk mengantisipasi peredaran uang palsu. Edukasi dilakukan melalui berbagai kegiatan sosialisasi yang melibatkan media dan pemangku kepentingan.
| Baca juga: Panduan Penting Tips Aman Tarik Tunai di ATM |
Ia mengimbau, "peran media juga sangat signifikan untuk bisa mengkomunikasikan kepada masyarakat. Kita terus selalu mengedukasi dan mengintensifkan. Kemarin pun kita juga sudah melakukan kegiatan sosialisasi edukasi terkait dengan ciri-ciri keaslian uang rupiah. Jadi kami menghimbau untuk masyarakat ketika menerima uang harus mengecek. Gampang sekali dengan 3D cukup dilihat di laban, di terawang itu sudah cukup untuk mengenali ciri-ciri keaslian uang rupiah" ucapnya.
BI Cirebon menilai peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi edukatif kepada masyarakat agar pemahaman terhadap ciri uang asli semakin luas. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap rupiah.
Dengan optimisme indeks keyakinan konsumen yang masih tinggi serta edukasi berkelanjutan terkait keaslian uang, BI Cirebon berharap aktivitas ekonomi tetap berjalan sehat. Kondisi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam bertransaksi tunai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....