BI Cirebon Imbau Masyarakat Jangan Tukar Uang di Jalanan agar Terhindar Uang Palsu

  • 09 Mar 2026 13:29 WIB
  •  Cirebon

RRI.co.id, Cirebon - Bank Indonesia Cirebon mengimbau masyarakat untuk melakukan penukaran uang di lokasi resmi yang telah ditetapkan guna menghindari potensi peredaran uang palsu menjelang Idulfitri. Imbauan ini disampaikan dalam kegiatan penukaran uang terpadu Serambi 2026 di Grage City Mall Kota Cirebon.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, menegaskan bahwa Bank Indonesia telah bekerja sama dengan berbagai perbankan untuk membuka akses layanan penukaran uang secara lebih luas di wilayah Ciayumajakuning.

“Ya, kita selalu menghimbau untuk rekan-rekan masyarakat tolong melakukan penukaran di Bank Indonesia maupun di tempat-tempat yang sudah ditunjuk oleh Bank Indonesia.” ujarnya kepada RRI, Senin, 9 Maret 2026.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk mengenali ciri-ciri keaslian uang rupiah guna mencegah penyebaran uang palsu yang biasanya berpotensi muncul di tempat-tempat transaksi masyarakat seperti pasar atau warung.

“Makanya rekan-rekan masyarakat yang bisa menerima biasanya sih kalau sudah agak sore, terus di warung-warung atau pasar-pasar itu ada kemungkinan potensi-potensi penyebaran uang palsu.” ucapnya.

Bank Indonesia juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai cara mengenali uang rupiah asli melalui metode 3D, yaitu dilihat, diraba, dan diterawang.

Selain memastikan keaslian uang, masyarakat juga diminta untuk memperlakukan uang rupiah dengan baik agar masa edarnya lebih panjang dan tetap layak digunakan dalam transaksi.

“Dan saya juga ingin pada kesempatan ini menghimbau masyarakat untuk bisa memperlakukan uangnya dengan baik. Jangan dilipat, jangan dibasahi, jangan distaples.”

Wihujeng Ayu Rengganis menegaskan bahwa seluruh layanan penukaran uang di lokasi resmi tidak dipungut biaya sehingga masyarakat diharapkan memanfaatkan layanan yang telah disediakan secara resmi oleh BI dan perbankan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....