Inflasi Februari 2026 di Kota Cirebon Capai 4,83 Persen

  • 04 Mar 2026 07:47 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Badan Pusat Statistik Kota Cirebon mencatat inflasi tahunan (year on year) Kota Cirebon pada Februari 2026 sebesar 4,83 persen. Kenaikan harga terutama dipicu kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga.

Statistisi BPS Kota Cirebon, Mutiara Gita Fadhilah, menyampaikan inflasi bulan ke bulan (month to month) Februari 2026 sebesar 0,80 persen. “Inflasi secara bulan ke bulan atau secara month to month terjadi sebesar 0,80% yakni kondisi Februari 2026 terhadap Januari 2026,” ujarnya dalam rilis berita resmi statistik Senin, 2 Maret 2026.

Sementara itu, inflasi secara tahunan tercatat 4,83 persen. “Inflasi year on year yaitu kondisi Februari 2026 terhadap Februari 2025 terjadi sebesar 4,83%,” ucapnya.

Untuk inflasi tahun kalender (year to date), BPS mencatat angka 0,35 persen. “Inflasi year to date yaitu kondisi Februari 2026 terhadap Desember 2025 terjadi sebesar 0,35%,” katanya.

Secara month to month, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi. “Inflasi yang terjadi di bulan Februari 2026 secara month to month disumbang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan nilai inflasi sebesar 2,58% dan andil inflasi sebesar 0,83%,” ujarnya.

Pada level tahunan, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga memberi andil terbesar. “Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mengalami inflasi sebesar 14,48% dengan andil sebesar 2,27%,” ucapnya.

Adapun komoditas penyumbang inflasi tertinggi secara month to month antara lain beras dan daging ayam ras. “Beras dengan andil sebesar 0,2077%, daging ayam ras dengan andil sebesar 0,199%,” katanya.

BPS juga mencatat tarif listrik sebagai penyumbang utama inflasi tahunan. “Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah tarif listrik,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....