Diawali Motoran, OJK Ajak Media Viralkan Desa Binaan

  • 23 Nov 2025 02:59 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menggelar acara media gathering di kawasan wisata Situ Cipanten, Desa Gunung Kuning, Rajagaluh, Kabupaten Majalengka. Kegiatan yang diisi dengan riding bersama dan diskusi santai ini bertujuan ganda yakni memperbarui kinerja industri jasa keuangan dan mempopulerkan desa binaan OJK.

Kepala Kantor OJK Cirebon, Agus Muntholib, menyampaikan bahwa acara ini merupakan bagian dari upaya untuk memublikasikan dan memviralkan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI), yaitu Situ Cipanten Desa Gunung Kuning."Hari ini kita menyelenggarakan media gathering dan Bancakan yang tujuannya adalah selain untuk melakukan media update triwulan III kinerja industri jasa keuangan di wilayah Ciayumajakuning tahun 2025, sekaligus kita juga mempopulerkan Desa binaan kami, Desa Ekosistem Keuangan Inklusif, di Situ Cipanten Desa Gunung Kuning, Majalengka," ujar Agus Muntholib pada Sabtu (22/11/2025).

Dalam momen Hari Ulang Tahun OJK ke-14 ini, Agus Muntholib menekankan pentingnya peran media sebagai pilar dan corong utama dalam mengkomunikasikan isu-isu strategis dan kebijakan kepada masyarakat. Ia mengharapkan dukungan media agar sinergi yang telah terjalin dapat berkelanjutan, terutama dalam membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan dan menyelesaikan isu-isu krusial di masyarakat.

"Kita sama-sama yuk bantu pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk mengentaskan kemiskinan, menyelesaikan isu-isu yang ada di masyarakat, seperti permasalahan pinjol, scamming oleh oknum tidak bertanggung jawab, dan persoalan pengaduan nasabah yang harus kita tangani secara cepat dan responsif," ucapnya.

Agus Muntholib juga menyampaikan harapannya agar kegiatan kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif bagi Desa Gunung Kuning dan Kabupaten Majalengka secara umum."Harapan ketiga buat Desa Gunung Kuning, dengan viralnya desa wisata ini yang menjadi salah satu Desa binaan OJK, pada akhirnya bisa mendatangkan retribusi daerah dan Pendapatan Asli Desa (PAD), sehingga memberikan dampak positif bagi PAD Kabupaten Majalengka," pungkas Agus Muntholib.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....