OJK Cirebon dan MES Perkuat Literasi Keuangan Syariah

  • 17 Okt 2025 02:06 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Kuningan: Dalam rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon memperkuat komitmennya dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah di wilayah Ciayumajakuning melalui kolaborasi strategis dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). Sinergi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Roadshow Multifinance Syariah bertema “Berdaya bersama Keuangan Syariah” yang berlangsung di Grand Hotel Cordela AS Putra Kuningan, Kamis (16/10/2025).

Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, organisasi masyarakat keagamaan, serta komunitas lokal di Kabupaten Kuningan. Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan syariah baru mencapai 43,42 persen dan indeks inklusi keuangan syariah 13,41 persen, masih di bawah tingkat nasional sebesar 66,46 persen dan 80,51 persen.

Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib menegaskan pentingnya sinergi antara regulator, pelaku industri, dan organisasi masyarakat dalam memperluas jangkauan edukasi serta layanan keuangan berbasis syariah. “Dengan meningkatnya literasi keuangan syariah, masyarakat diharapkan mampu memahami dan memanfaatkan produk keuangan syariah secara bijak untuk menunjang kegiatan ekonomi yang lebih inklusif,” ujar Agus.

Menurutnya, tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah yang masih rendah dibandingkan sektor konvensional membutuhkan upaya berkelanjutan dari berbagai pihak untuk memperkuat pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap industri keuangan syariah.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kuningan Tuti Andirani, yang mengapresiasi langkah kolaboratif OJK dan MES dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah. “Ekonomi syariah tidak hanya berbicara tentang larangan riba, tetapi juga tentang nilai keadilan dan keseimbangan dalam setiap aktivitas ekonomi,” ujar Tuti.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kuningan Wawan Setiawan, Ketua I PW MES Jawa Barat Asep Dian Suryaman, dan Ketua Umum PD MES Kuningan Ade Kurniawan.

Sebagai narasumber, hadir Manajer Madya Kantor OJK Cirebon Panny Malangsari Mulyadi, Pengurus Pusat MES Nurul Huda, serta perwakilan lembaga dan industri keuangan syariah yang membahas pelindungan konsumen, akad, landasan, serta mekanisme industri multifinance dan asuransi syariah di Indonesia.

Melalui kegiatan kolaboratif ini, OJK Cirebon berharap dapat memperkuat pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap produk keuangan syariah sekaligus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di wilayah Ciayumajakuning.

Sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola yang baik, OJK Cirebon juga menegaskan penerapan Program Pengendalian Gratifikasi dengan melarang seluruh mitra kerja memberikan hadiah dalam bentuk apa pun kepada jajaran OJK. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola yang bersih, transparan, dan berintegritas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....