Manfaat Jamu Herbal untuk Melejitkan Performa Ayam Broiler
- 10 Mei 2026 18:19 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Di tengah tren gaya hidup sehat dan tuntutan pasar akan daging ayam yang bebas residu kimia, para peternak ayam broiler kini mulai melirik kembali kearifan lokal. Penggunaan jamu atau herbal, yang sering disebut sebagai fitobiotik, terbukti efektif menjadi alternatif pengganti Antibiotic Growth Promoters (AGP) yang telah dilarang pemerintah.
Bukan hanya soal menekan biaya produksi, pemberian jamu pada ayam pedaging ternyata memiliki dampak signifikan terhadap kualitas daging dan kesehatan pencernaan unggas. Dilansir dari Dilansir dari chickin.id Kamis, 5 June 2025 Berikut ini manfaat jamu untuk ayam broiler, jenis-jenis jamu yang umum digunakan, serta cara pemberiannya agar hasilnya optimal.
1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Ayam Broiler
Salah satu manfaat utama jamu adalah meningkatkan sistem imun ayam broiler. Kandungan bahan aktif alami seperti jahe, kunyit, dan temulawak berfungsi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi alami yang mampu melindungi tubuh ayam dari serangan penyakit seperti ND (Newcastle Disease), CRD (Chronic Respiratory Disease), dan penyakit pernapasan lainnya.
Dengan daya tahan tubuh yang kuat, ayam menjadi lebih kebal terhadap perubahan cuaca dan stres lingkungan, dua faktor utama yang sering menyebabkan kematian dini pada ayam broiler.
2. Mempercepat Pertumbuhan Ayam
Beberapa jenis jamu mengandung zat yang dapat merangsang nafsu makan dan memperbaiki pencernaan ayam, seperti kunyit dan daun pepaya. Nafsu makan yang baik dan sistem pencernaan yang lancar akan meningkatkan konversi pakan menjadi daging secara efisien. Hasilnya, bobot ayam meningkat lebih cepat tanpa harus menggunakan hormon pertumbuhan sintetis.
3. Menurunkan Penggunaan Antibiotik
Dengan meningkatnya tren antibiotic-free poultry, banyak peternak beralih ke metode alami seperti pemberian jamu. Jamu dapat berfungsi sebagai antibiotic replacement alami yang membantu menjaga keseimbangan mikroflora usus dan mencegah infeksi bakteri. Hal ini tidak hanya berdampak baik bagi kesehatan ayam, tapi juga membuat produk daging ayam lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi manusia.
4. Meningkatkan Efisiensi Pakan (Feed Efficiency)
Jamu juga terbukti meningkatkan efisiensi pakan atau feed conversion ratio (FCR). Dengan memperbaiki fungsi organ pencernaan dan penyerapan nutrisi, ayam broiler dapat memperoleh berat badan ideal dengan konsumsi pakan yang lebih hemat. Ini tentu sangat menguntungkan secara ekonomi bagi peternak skala kecil hingga besar.
5. Menurunkan Angka Kematian dan Stres Ayam
Stres adalah salah satu penyebab utama menurunnya performa ayam broiler. Pemberian jamu yang mengandung bahan penenang alami seperti daun sirih, daun salam, dan kayu manis dapat membantu mengurangi stres selama proses pemeliharaan, vaksinasi, atau saat pindah kandang. Dengan stres yang lebih rendah, angka kematian ayam bisa ditekan, sehingga tingkat keberhasilan panen meningkat secara signifikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....