Biaya Admin dan Iklan Gerus Margin Pelaku UMKM di Marketplace

  • 27 Feb 2026 13:49 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Tingginya potongan biaya dari sejumlah platform marketplace menjadi tantangan serius bagi pelaku UMKM. Potongan secara total dapat mencapai hingga lebih dari 30 persen dari harga jual produk.

Hal tersebut dijelaskan oleh pemilik Mawar Fashion, Didi Kusnadi. Ia menjelaskan, potongan tersebut berasal dari biaya admin dan iklan, “Totalnya kalau sama potongan admin dan yang lain-lain bisa sampai 35%,” ujarnya saat dihubungi RRI pada Rabu 25 Februari 2026.

Ia menggambarkan simulasi sederhana untuk memperjelas dampaknya. “Bayangkan harga 100.000, 35% kita bakar 35.000, masuk ke sini 65.000–70.000 itu,” katanya.

Dengan margin rata-rata keuntungan sekitar 20 persen, kondisi itu membuat pelaku usaha kerap hanya balik modal. Ia menilai sistem ini perlu dievaluasi agar lebih adil bagi UMKM.

Tak hanya satu platform, menurutnya potongan tersebut berlaku hampir di semua marketplace. Menurut Didi, penggunaan iklan memang bisa meningkatkan penjualan, namun konsekuensinya potongan semakin besar.

“Jadi, ibarat kata gini, kalau misalkan kita mengiklankannya besar kita penjualannya banyak, kita pun potongannya banyak,” ucapnya. Hal ini membuat pelaku UMKM berada dalam dilema antara menaikkan trafik atau menjaga margin.

Ia berharap ada regulasi yang memberikan kepastian aturan dalam jangka waktu lebih panjang. Dengan demikian, pelaku usaha dapat menyusun strategi bisnis secara lebih stabil.

Di tengah tekanan tersebut, Mawar Fashion tetap memaksimalkan momen Ramadan untuk menjaga arus kas usaha. Penjualan musiman menjadi penopang utama agar usaha tetap berjalan.

Rekomendasi Berita