Bea Cukai Cirebon Catat Pertumbuhan Perusahaan Kawasan Berikat
- 11 Des 2025 13:57 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Bea Cukai Cirebon menyampaikan perkembangan positif terkait pertumbuhan investasi dan industri manufaktur di wilayah Cirebon Raya, seiring dengan meningkatnya jumlah perusahaan yang memanfaatkan fasilitas kawasan berikat. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon, Abdul Rasyid kepada RRI usai kegiatan Penguatan Integritas dan Forum Komunikasi Publik Selasa (10/12/2025).
Menurut Abdul Rasyid, Cirebon Raya saat ini menjadi salah satu destinasi potensial bagi perkembangan investasi industri manufaktur. Keunggulan wilayah yang luas serta dukungan infrastruktur transportasi menjadi faktor utama yang menarik minat para pengusaha.
“Cirebon Raya saat ini dan ke depannya menjadi destinasi pertumbuhan investasi industri manufaktur. Kita memiliki keunggulan wilayah yang luas dan infrastruktur yang memadai. Adanya jalan tol, Bandara Kertajati, serta keberadaan Pelabuhan membuat kawasan ini semakin diminati investor,” ujarnya.
Baca juga: Bea Cukai Cirebon Perkuat Integritas dan Standar Pelayanan
Pertumbuhan tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah perusahaan pengguna fasilitas kawasan berikat. Pada 2021, jumlahnya tercatat sekitar 20 perusahaan dan meningkat menjadi 42 perusahaan pada 2025.
“Pertumbuhannya cukup masif. Industri-industri ini juga menyerap tenaga kerja yang besar. Hingga saat ini sekitar 105.000 tenaga kerja telah terserap di kawasan berikat wilayah Bea Cukai Cirebon,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....