Dua CEO Indonesia Masuk 100 Perempuan Paling Berpengaruh di Asia

  • 21 Okt 2025 18:30 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Maya Watono & Sandra Sunanto adalah dua pemimpin perempuan termuda yang masuk dalam daftar “100 Paling Berpengaruh di Asia 2025”. Penghargaan bergengsi ini diberikan kepada tokoh-tokoh dengan pengaruh strategis, kepemimpinan visioner, serta kontribusi nyata dalam mendorong masa depan bisnis di kawasan Asia.

Daftar tersebut mencakup 14 pasar utama, mulai dari ASEAN, Tiongkok, Jepang, hingga Australia, menempatkan keduanya sejajar dengan para eksekutif dari perusahaan global ternama. Melansir dari akun instagram @detikcom, Maya Watono dikenal sebagai salah satu CEO perempuan termuda di lingkungan Holding BUMN, yang sukses membawa transformasi InJourney, memimpin integrasi bisnis pariwisata dan aviasi, memperkuat ekosistem destinasi wisata nasional.

Capaian tersebut menjadikannya satu-satunya CEO wanita BUMN yang masuk dalam daftar Perempuan Paling Berpengaruh di Asia 2025. Sementara Sandra Sunanto, adalah sosok di balik kesuksesan Hartadinata Abadi, yang berhasil mengantarkan perusahaan perhiasan Indonesia meraih pendapatan hingga US$1,2 miliar dan menempati posisi ke-244 dalam daftar 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara.

Sebelum HRTA, Sandra berkarier dalam dunia pendidikan (dosen) hingga konsultan bisnis/ritel. Di bawah kepemimpinannya, HRTA mencatat pertumbuhan signifikan dan mulai ekspor perhiasan emas.

Dan masuk daftar “Most Powerful Women Asia 2025” melalui versi Fortune sebuah pengakuan terhadap perannya dalam industri logam mulia dan perhiasan di Asia. Maya dan Sandra menunjukkan bahwa perempuan Indonesia bisa memimpin perusahaan besar, mengambil keputusan strategis dan tampil di kancah Asia.

Kepemimpinan mereka memperkuat posisi sektor pariwisata aviasi (Maya) dan industri emas/perhiasan (Sandra) sebagai kontributor penting dalam ekonomi nasional dan regional. Nama‑nama perempuan Indonesia yang masuk dalam penghargaan ini memecahkan stereotip bahwa kepemimpinan besar masih hanya milik laki‑laki.

Keberhasilan Maya Watono dan Sandra Sunanto menunjukkan bahwa perempuan Indonesia kini semakin hadir dan berperan dalam level tertinggi bisnis regional Asia. Prestasi mereka bukan hanya kebanggaan nasional, tetapi juga sinyal positif bahwa Indonesia memiliki talenta kepemimpinan yang mampu bersaing dan berpengaruh secara global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....