Hari Jadi Majalengka Ke-186 Perkuat Identitas Pembangunan Daerah
- 11 Feb 2026 18:51 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Majalengka dalam rangka Hari Jadi Majalengka ke-186 digelar pada Rabu, 11 Februari 2026. Sidang tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pemerintah daerah, serta tamu undangan dari berbagai instansi lintas sektor.
Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, H. Didi Supriadi, S.H., secara resmi membuka rapat paripurna tersebut. Dalam sambutannya, Ketua DPRD menjelaskan perubahan penetapan Hari Jadi Kabupaten Majalengka berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2025. Ia mengatakan, tanggal 11 Februari 1840 sebagai hari lahir daerah Kabupaten Majalengka sehingga setiap tahunnya masyarakat Majalengka memperingatinya.
Menurutnya, penetapan tanggal tersebut merupakan hasil kajian akademik dan historis yang melibatkan berbagai pihak. “Tanggal 11 Februari setiap tahunnya bukan sekadar penentuan tanggal, tetapi merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah identitas dan perjalanan panjang masyarakat Majalengka,” ucapnya.
Sementara itu Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., dalam pidatonya menyampaikan bahwa peringatan hari jadi menjadi momentum refleksi pembangunan daerah. “Hari jadi Kabupaten Majalengka bukan hanya peringatan usia administratif sebuah daerah, melainkan tonggak refleksi historis, evaluasi pembangunan, dan capaian kinerja,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Ia menyampaikan, “Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Majalengka terus meningkat melalui kemudahan perizinan berinvestasi dan layanan publik,” katanya.
Pada kesempatan yang sama Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., menekankan pentingnya pembangunan berbasis budaya dan lingkungan. Ia mengatakan, “Pembangunan itu harus dimulai dengan bagaimana manusia memahami tanah, air, udara, dan matahari,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan Jawa Barat ke depan perlu dimulai dari pemahaman manusia terhadap lingkungan, termasuk penataan ruang yang menjaga kelestarian alam dan sumber daya air.
Sementara itu, Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. ST. Burhanuddin, S.H., M.M., M.H., mengingatkan pentingnya integritas dalam pemerintahan. Ia menegaskan, “Ayo, sama-sama kita memulainya membersihkan diri dari korupsi, karena pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab kita semua,” katanya.
Rapat Paripurna Istimewa tersebut juga dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Dr. (H.C.) H. Erick Thohir, B.A., M.B., Direktur Penyidikan KPK Brigjen Pol. Asep Guntur Rahayu, S.IK., S.Psi., M.H., Anggota DPR RI Dr. H. Hasanuddin, S.E., M.M., Anggota DPR RI Ir. H. Ateng Sutisna, MBA., serta sejumlah pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.
Peringatan Hari Jadi Majalengka ke-186 mengusung tema “Menapak Sejarah, Bangun Kolaborasi dan Inovasi Menuju Majalengka Langkung SAE.” Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat jati diri daerah serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....