Lomba Hadroh dan Khitanan Massal Meriahkan Hari Santri
- 22 Okt 2025 16:02 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Bupati Cirebon Imron membuka kegiatan lomba hadroh dan khitanan massal di Mapolresta Cirebon, Selasa (21/10/2025). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025 dan diikuti oleh 70 peserta dari berbagai pondok pesantren.
Bupati Cireboon Imron mengapresiasi inisiatif Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, yang menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) serta Forkopimda. Ia menyebut kegiatan bernuansa keagamaan dan sosial ini menjadi momentum untuk meneladani perjuangan para ulama dan santri terdahulu.
“Kami menghadiri acara yang diadakan Kapolresta Cirebon dalam rangka Hari Santri Nasional. Selain lomba hadroh, juga ada khitanan massal,” kata Imron. Ia juga mengingatkan masyarakat tentang bahaya narkoba dan kriminalitas lainnya.
Ia menegaskan, semangat santri masa kini harus diwujudkan dalam perjuangan melawan kebodohan dan kemiskinan. Ia menekankan bahwa tantangan generasi sekarang berbeda dengan masa perjuangan melawan penjajah.
Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni mengatakan kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antarsantri. Menurutnya, lomba hadroh dan khitanan massal juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kebersamaan di kalangan generasi muda pesantren.
“Dalam rangka Hari Santri 2025, kami bekerja sama dengan Kemenag dan Forkopimda untuk memberikan wadah bagi para santri menyalurkan kreativitas. Kami juga menyisipkan sosialisasi bahaya narkoba, bullying, serta layanan darurat 110,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membentuk karakter santri yang tangguh, berdaya, dan siap menjadi pemimpin di masa depan. Menurutnya, sinergi lintas lembaga menjadi kunci dalam membangun generasi muda yang berintegritas.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, turut menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut. Ia menilai lomba hadroh dan khitanan massal mencerminkan kebersamaan dan kerukunan masyarakat Kabupaten Cirebon.
“Kegiatan ini dapat mempererat kerukunan di Kabupaten Cirebon. Saya berharap sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan Kementerian Agama terus terjalin, sehingga nilai moderasi beragama semakin kuat,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....