[HOAX] 159 Negara akan Adopsi Sistem Pembayaran BRICS
- 06 Nov 2024 10:20 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Akun Facebook “Hendra Tambaani” membagikan foto yang berisi klaim “159 negara akan mengadopsi sistem pembayaran BRICS”. Hingga Sabtu (2/11/2024) kemarin, unggahan mendapat belasan komentar dan lebih dari 70 tanda suka.
Namun, melansir laman Turn Back Hoax Indonesia klaim tersebut tidak benar.
Informasi mengenai 159 negara akan mengadopsi sistem pembayaran BRICS berasal dari kekeliruan media Rusia dalam melaporkan pernyataan pejabat bank sentral Rusia.
Pada Januari 2024, Sputnik atau Kantor Berita Rusia melaporkan pernyataan Kepala Bank Sentral Rusia, Elvira Nabiullina yang menyebut Rusia memiliki Sistem Pengiriman Pesan Finansial (SPFS) sebagai alternatif SWIFT. Diketahui, Swift adalah kode yang digunakan untuk mengidentifikasikan bank di negara dan cabang tertentu.
Nabiullina menyebut 159 peserta dari 20 negara telah mendaftar di SPFS. 159 peserta bukan 159 negara.
Media Russia Today (RT) juga keliru dalam mengutip pernyataan Nabiullina yang kemudian berita tersebut dicabut kembali serta menterbitkan klarifikasi di media Weibo pada Kamis (22/8/2024).
Selain itu, juru bicara BRICS Pay juga mengatakan tidak mengetahui soal 159 negara yang akan mengadopsi sistem pembayaran tersebut. Menurutnya, pengembangan BRICS Pay terus berjalan, serta pengembangan bertahap dan berurutan.
Jadi, klaim tentang 159 negara akan mengadopsi sistem pembayaran BRICS adalah tidak benar dan termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....