Keberagaman Tak Cukup Jadi Warisan, Harus Jadi Kekuatan Bangsa

  • 07 Okt 2026 13:46 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Keberagaman budaya Cirebon menjadi kekuatan penting ketika nilai warisan leluhur diterjemahkan menjadi semangat kehidupan bersama. Pesan tersebut disampaikan World Philosophical Forum UNESCO Indonesia setelah penghargaan diberikan kepada Sultan Kacirebonan.

National President World Philosophical Forum UNESCO Indonesia, H. R. H. Pangeran Mohammad Soleh Ridwan, menekankan pentingnya Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, keberagaman tidak cukup dipertahankan sebagai warisan, tetapi harus menjadi dasar membangun kehidupan masyarakat bersama.

Nilai tersebut berakar pada ajaran leluhur yang menempatkan kesadaran sebagai langkah awal membangun kekuatan bersama. Soleh mengaitkan pesan itu dengan kakawin yang memuat gagasan tentang hubungan masa lalu dan masa kini.

“Karena itu sejalan dengan apa yang diketok palu oleh Sekjen PBB Antonio Guterres pada tahun 2024,” ujarnya kepada media, Selasa, 6 Oktober 2026. Keselarasan tersebut memperkuat pentingnya nilai lokal Indonesia dalam membangun kesadaran kemanusiaan pada tingkat global.

Menurut Soleh, masyarakat perlu membangun keyakinan terhadap kemampuan diri sebelum mengembangkan kekuatan untuk kemajuan bangsa. Kesadaran tersebut menjadi dasar agar perbedaan tidak berubah menjadi alasan untuk menekan atau menyakiti sesama.

Setiap kemampuan individu kemudian dapat diarahkan menjadi kekuatan bersama melalui kerja yang saling melengkapi secara berkelanjutan. Pendekatan itu menempatkan keberagaman sebagai sumber daya sosial yang dapat memperkuat pembangunan bangsa secara berkelanjutan.

“Jadi tadi ada tiga faktor: kompetensi, kapasitas, dan potensi, tetapi semuanya harus berakar dari kesadaran yang utuh dari diri kita,” katanya. Ketiga unsur tersebut menurutnya perlu dikembangkan bersamaan agar setiap individu mampu memberikan kontribusi sesuai bidang masing-masing.

Dengan cara itu, warisan budaya tidak berhenti sebagai simbol, tetapi berkembang menjadi kekuatan masyarakat menghadapi masa depan. Pesan tersebut sekaligus menempatkan Cirebon sebagai ruang pertemuan budaya yang dapat memperkuat semangat persatuan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....