Korem 063/SGJ dan Forkopimda Cirebon Sepakati Haul Sunan Gunung Jati
- 11 Sep 2026 13:15 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Haul Agung Sunan Gunung Jati tahun 2026 disepakati akan dilaksanakan pada 19 September 2026 melalui hasil musyawarah bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, para Sultan dan keluarga Keraton Cirebon serta berbagai elemen masyarakat. Kesepakatan tersebut dicapai dalam kegiatan Silaturahmi Kebangsaan yang digelar Korem 063/Sunan Gunung Jati di Aula Sunan Gunung Jati Makorem 063/SGJ, Kota Cirebon, Rabu, 9 September 2026.
Penetapan tanggal tersebut menjadi bagian dari pembahasan yang dilakukan untuk mempersiapkan pelaksanaan Haul Agung Sunan Gunung Jati sekaligus menjaga kebersamaan, keharmonisan, serta nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Cirebon. Musyawarah melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, keluarga Keraton Cirebon, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi hingga budayawan.
Kegiatan Silaturahmi Kebangsaan diikuti sekitar 50 orang dan berlangsung sebagai ruang komunikasi lintas elemen di wilayah Cirebon. Dalam forum tersebut, para peserta tidak hanya membahas pelaksanaan haul, tetapi juga memperkuat koordinasi dan sinergi untuk menjaga kondusivitas serta kedamaian wilayah.
Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan kesatuan.
“Kehadiran Bapak, Ibu dan Saudara-saudara sekalian merupakan suatu kehormatan bagi kami, sekaligus menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga persatuan, kesatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Hista.

Melalui pembahasan dan musyawarah bersama, peserta kemudian menyepakati pelaksanaan Haul Agung Sunan Gunung Jati tahun 2026 pada 19 September 2026. Kesepakatan tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bersama bagi seluruh pihak dalam mempersiapkan rangkaian kegiatan haul.
Pelaksanaan haul juga diharapkan tetap memperhatikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang berkembang di masyarakat Cirebon. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, keluarga Keraton Cirebon, tokoh agama, tokoh masyarakat dan unsur lainnya menjadi bagian penting dalam persiapan kegiatan.
Hista mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Silaturahmi Kebangsaan sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi, menyatukan visi serta memperkuat komunikasi antarpihak. Ia juga mendorong seluruh unsur masyarakat membulatkan tekad bersama untuk menjaga kondusivitas dan kedamaian wilayah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasrem 063/SGJ Letkol Inf M. Yusron, S.A.P., Dandim 0614/Kota Cirebon, serta Wakapolres Cirebon. Selain Danrem 063/SGJ, acara ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kota dan Kabupaten Cirebon bersama para Sultan dan keluarga keraton.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....