Yayasan Batik Jabar Bakal Luncurkan Batik Karya Difabel di Kota Bandung

  • 22 Jul 2026 14:37 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Yayasan Batik Jawa Barat akan melibatkan penyandang disabilitas dalam rangkaian menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 melalui kegiatan Batik Walk dan peluncuran karya batik difabel yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 9 Agustus 2026 di Kota Bandung. Hal itu disampaikan Ketua Umum Yayasan Batik Jawa Barat, Sendy Dede Yusuf, saat menjadi narasumber dalam Dialog Khusus PRO 1 RRI Cirebon, Minggu, 19 Juli 2026.

Sendy mengatakan kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-19 Yayasan Batik Jawa Barat dan menjadi bagian dari upaya memperluas keterlibatan masyarakat dalam pelestarian batik. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, keluarga, komunitas hingga penyandang disabilitas akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan Batik Walk akan digelar bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Barat. Pada kesempatan itu, masyarakat juga akan diperkenalkan dengan hasil karya batik yang dibuat oleh para penyandang disabilitas.

"Pada saat ulang tahun Yayasan Batik Jawa Barat ke-19 kita mengadakan Batik Walk menggunakan batik dari semua komunitas sekaligus launching batik karya difabel," ujar Sendy.

Baca juga: 24 Oktober 2026, Jambore Batik Jawa Barat Perdana digelar di Kota Bandung

Menurutnya, peluncuran karya batik difabel menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas para penyandang disabilitas sekaligus membuka kesempatan agar hasil karya mereka semakin dikenal masyarakat. Langkah tersebut juga diharapkan mampu memberikan ruang yang lebih luas bagi para difabel untuk berkarya di sektor ekonomi kreatif berbasis budaya.

Sendy mengatakan pelibatan penyandang disabilitas menunjukkan bahwa pelestarian batik dapat dilakukan secara inklusif tanpa membedakan latar belakang masyarakat. Melalui kegiatan itu, Yayasan Batik Jawa Barat juga ingin mengajak masyarakat semakin bangga mengenakan sekaligus menggunakan produk batik karya anak bangsa.

Ia berharap rangkaian kegiatan menuju Jambore Batik Jawa Barat tidak hanya memperkuat promosi batik, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap pemberdayaan masyarakat melalui industri kreatif. Dengan demikian, batik diharapkan menjadi media pelestarian budaya sekaligus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi seluruh kalangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....