Masih Mengira Acuh Itu Masa Bodoh? Ini Faktanya

  • 14 Jul 2026 14:24 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Tahukan anda? banyak orang menggunakan kata acuh untuk menggambarkan seseorang yang masa bodoh atau tidak peduli. Padahal, arti asli kata tersebut justru sebaliknya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), acuh berarti perhatian, peduli atau mengindahkan, sedangkan tidak acuh berarti masa bodoh atau tidak peduli .

Kesalahpahaman ini sudah sangat menyebar dalam percakapan sehari-hari sehingga banyak orang menggunakan kata acuh dengan makna yang bertentangan dari arti sebenarnya. Lalu, bagaimana fakta dan awal mula perubahan makna tersebut?.

Dalam bahasa Indonesia baku, kata acuh memiliki arti positif, yaitu memberikan perhatian terhadap sesuatu. Jika seseorang dikatakan "acuh terhadap kesehatan", maka secara tata bahasa yang benar artinya orang tersebut peduli dan memperhatikan kesehatan. Namun, dalam penggunaan sehari-hari, kata ini sering dipahami sebagai sikap tidak peduli atau cuek.

Kesalahpahaman ini terjadi karena masyarakat lebih sering mendengar ungkapan "tidak acuh" daripada kata "acuh" itu sendiri. Lama-kelamaan, makna "tidak acuh" melekat pada kata "acuh" sehingga banyak orang menganggap keduanya memiliki arti yang sama.

Bahasa terus berkembang mengikuti kebiasaan penuturnya. Dalam ilmu bahasa, fenomena ini dikenal sebagai perubahan makna. Ketika suatu kata digunakan secara luas dengan arti tertentu dalam waktu yang lama, masyarakat akhirnya menerima penggunaan tersebut meskipun berbeda dari makna aslinya.

Contohnya, ketika seseorang berkata, "Dia acuh saja saat temannya kesulitan," hampir semua orang memahami bahwa yang dimaksud adalah sikap tidak peduli. Padahal, jika mengikuti makna baku, kalimat tersebut seharusnya menggunakan ungkapan "tidak acuh" atau "masa bodoh".

Memahami makna kata dengan benar akan membantu kita berkomunikasi lebih efektif dan menghindari kesalahpahaman. Terlebih bagi pelajar, mahasiswa, penulis, jurnalis, maupun akademisi, penggunaan bahasa yang tepat menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas komunikasi.

Bahasa yang baik bukan hanya tentang mengikuti aturan, tetapi juga tentang menyampaikan pesan secara jelas. Dengan mengetahui bahwa acuh sebenarnya berarti peduli, kita dapat menggunakan kata tersebut secara lebih tepat dan sesuai dengan konteksnya.

(sumber : HanaNursila_STID Al-Biruni)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....