Meriahkan Hari Jadi Cirebon, Kelurahan Pulasaren akan Gelar Kirab Budaya

  • 28 Mei 2026 18:48 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Kelurahan Pulasaren, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon akan menggelar kirab budaya pada Minggu, 14 Juni 2026 mendatang, sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Kota Cirebon dengan melibatkan unsur masyarakat mulai dari RT, RW, PKK, Karang Taruna, sekolah, hingga kolaborasi dengan Keraton Kacirebonan dan sejumlah sanggar budaya. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Pulasaren itu akan berlangsung sejak pagi hingga malam hari dengan berbagai atraksi budaya, pertunjukan seni, serta parade membatik.

Rangkaian kirab budaya tersebut akan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan persiapan peserta, sementara rute kirab dimulai dari kawasan Keraton Kacirebonan dan melintasi wilayah Pulasaren. Acara itu juga menjadi agenda pertama tingkat Kecamatan Pekalipan dalam rangkaian HUT Kota Cirebon tahun ini.

Lurah Pulasaren Kecamatan Pekalipan Kota Cirebon, Apik Setiati, SKM, mengatakan kirab budaya tahun ini melibatkan berbagai unsur masyarakat agar perayaan HUT Kota Cirebon dapat menjadi ruang kebersamaan sekaligus pelestarian budaya lokal. Menurutnya, persiapan kegiatan telah dilakukan jauh hari dengan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat.“Kita adakan kirab budaya keliling, melibatkan kerja sama dengan Keraton Kacirebonan dan anak-anak Karang Taruna, semuanya baik RT, RW, Karang Taruna, PKK, terlibat semuanya,” ujar Apik kepada RRI pada Kamis 28 Mei 2026.

Ia menjelaskan peserta kirab diberikan ruang untuk menampilkan kreativitas masing-masing sesuai konsep yang telah dipersiapkan sejak sekarang, sehingga tiap kelompok dapat menghadirkan ciri khas tersendiri saat mengikuti pawai budaya tersebut.“Kita juga sebelumnya untuk kegiatan kirab budaya sudah membuat pemberitahuan kepada warga juga, mau seperti apa tahun ini seperti apa, saya kembalikan semuanya silakan,” kata Apik.

Dalam pelaksanaannya, kirab budaya akan dimeriahkan oleh kereta Jurmudi milik Keraton Kacirebonan, penampilan dari Sanggar Sekarpandan, serta hiburan seni dari Griya Budaya Mama Ucup pada malam hari. Tahun sebelumnya, kegiatan serupa diperkirakan mampu menarik sekitar 1.800 penonton, sehingga antusiasme masyarakat diharapkan kembali tinggi pada tahun ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....