Dewan Kebudayaan Dorong Cirebon Jadi Kota Budaya Nasional

  • 22 Mei 2026 15:57 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Kunjungan kerja Komisi X DPR RI di Kota Cirebon menjadi ruang pembahasan berbagai isu strategis kebudayaan. Pertemuan tersebut melibatkan Kementerian Kebudayaan, Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Barat, Pemerintah Kota Cirebon, perwakilan keraton, akademisi, sejarawan, budayawan, hingga Dewan Kebudayaan Kota Cirebon.

Dalam agenda tersebut, penguatan pelindungan cagar budaya dan arah pembangunan kebudayaan Cirebon menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah menilai sektor kebudayaan memiliki peran penting dalam memperkuat identitas sekaligus pembangunan kota.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo dalam sambutannya menegaskan bahwa Cirebon mempunyai posisi penting dalam sejarah kebudayaan Nusantara. Karena itu, pengembangan sektor kebudayaan disebut menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kota Cirebon.

Ketua Dewan Kebudayaan Kota Cirebon, Fathan Mubarak, menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada Komisi X DPR RI. Salah satu gagasan yang didorong ialah penetapan Cirebon sebagai Kawasan Strategis Kebudayaan Nasional.

Menurutnya, Cirebon memiliki kekuatan sejarah dan kebudayaan yang khas sebagai wilayah persilangan budaya. Kondisi tersebut melahirkan karakter budaya yang hibrid sekaligus kosmopolit di tengah keberagaman masyarakatnya.

"Narasi kebudayaan Nasional kita menemukan relevansinya di kota ini. Terutama soal kemaritiman, keanekaragaman, termasuk keberagamaan. Karenanya, pengembangan Cirebon perlu ditempatkan dalam perspektif strategis nasional,” ujarnya yang disampaikan kepada RRI, Kamis, 21 Mei 2026.

Selain itu, Fathan juga menilai arah pembangunan nasional dalam RPJPN 2025-2045 memberi ruang besar bagi penguatan kebudayaan. Ia berharap kebijakan tersebut dapat diterjemahkan lebih konkret dalam RPJMN mendatang.

"Cirebon patut dijadikam pilot project kota budaya masa depan. Pemerintah perlu merumuskan pengembangan “Kota Budaya Cirebon” dalam RPJMN", katanya.

Dewan Kebudayaan Kota Cirebon turut mendorong pembentukan skema perlindungan kawasan budaya dan heritage di daerah. Mereka juga mengusulkan penguatan dana abadi kebudayaan, pembangunan museum kota, taman budaya, serta diplomasi budaya berbasis kota sejarah.

Perwakilan Komisi X DPR RI mengapresiasi berbagai masukan yang disampaikan dalam forum tersebut. Aspirasi dari Kota Cirebon dinilai menunjukkan bahwa kebudayaan dapat menjadi fondasi pembangunan sekaligus memperkuat identitas bangsa.

Pertemuan itu diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah bersama ekosistem kebudayaan di Cirebon. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menjaga warisan sejarah sekaligus membangun masa depan kebudayaan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....