Kirab Mahkota Binokasih Teguhkan Cirebon sebagai Kota Budaya dan Pluralisme
- 12 Mei 2026 11:36 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Kirab budaya Mahkota Binokasih berlangsung meriah dalam rangkaian Milangkala Tatar Sunda Kota Cirebon Minggu malam, 10 Mei 2026. Kegiatan Napak Tilas Padjadjaran bertajuk Mahkota Bertahta Cinta mendapat sambutan antusias masyarakat sepanjang jalur kirab budaya.
Kirab budaya dimulai dari kawasan Gedung BAT menuju Alun Alun Sangkala Buana Keraton Kasepuhan Kota Cirebon. Masyarakat tampak memadati sisi jalan menyaksikan iring-iringan peserta menampilkan ragam budaya khas Jawa Barat tersebut.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan kirab budaya menjadi penghubung nilai sejarah dengan tantangan masa depan masyarakat. Menurutnya, budaya harus dijadikan fondasi membangun karakter masyarakat sekaligus memperkuat identitas daerah secara berkelanjutan.
“Yang paling utama adalah bagaimana kita membangun jembatan antara masa lalu dan masa depan,” ujarnya pada keterangan rilis, Senin, 11 Mei 2026. Ia menilai warisan budaya Jawa Barat masih terjaga melalui keberadaan keraton serta nilai sejarah masyarakatnya.
Dedi juga menyebut Kota Cirebon menjadi ruang terbuka mempertemukan budaya, sejarah, agama serta keberagaman masyarakat Indonesia. Menurutnya, Cirebon mencerminkan miniatur pluralisme Indonesia melalui kehidupan masyarakat yang inklusif dan penuh toleransi sosial.
“Cirebon sesungguhnya miniatur pluralisme Indonesia,” katanya. Ia berharap pembangunan daerah tetap menjaga karakter budaya sebagai identitas utama masyarakat Kota Cirebon masa depan.
Kegiatan budaya tersebut turut menampilkan berbagai pertunjukan seni tradisional dari sejumlah daerah wilayah Jawa Barat malam itu. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat ketika masyarakat menyaksikan atraksi budaya sepanjang pelaksanaan kirab berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....