Kabupaten Cirebon Jadi Lokasi Napak Tilas Padjajaran Setelah Depok

  • 04 Mei 2026 13:53 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu, 2 Mei 2026.

Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Gubernur Jawa Barat didampingi Wakil Gubernur Erwan Setiawan, Sekda Jabar Herman Suryatman, Bupati Sumedang, serta sejumlah pejabat Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Sumedang.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, kegiatan pawai Mahkota Binokasih sudah sering dilakukan di Sumedang dengan menggunakan mobil Jeep. Namun, tahun ini mahkota diarak dalam prosesi kebudayaan.

"Mulai tahun ini Mahkota Binokasih diarak, bukan lagi pakai mobil Jeep, tetapi dengan acara kebudayaan yang berasal dari nilai leluhur kita, dibawa keliling Jabar. Mampir di delapan tempat, kemudian puncaknya nanti di Kota Bandung menuju Gedung Sate, dan kemudian nanti kembali lagi ke Sumedang," ujar KDM, sapaan akrab gubernur dalam siaran persnya yang diterima RRI pada Senin, 4 Mei 2026.

Ia menegaskan, Hari Tatar Sunda akan rutin dilaksanakan setiap tahun dalam tajuk Milangkala Tatar Sunda. Tidak hanya dirayakan di Jabar, tetapi juga sebagian desa di Banten dan Jateng yang masih memiliki tradisi Sunda.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyatakan kebahagiaannya dan rasa terima kasih atas perhatian gubernur terhadap kebudayaan Sunda khususunya di Kabupaten Sumedang. "Ini sebuah perhelatan yang luar biasa, syarat akan makna bagaimana sebuah milangkala menjadi cerminan sejarah dan kompas bagi masa depan Jawa Barat dan Sumedang di dalamnya," ujar bupati.

Dari Sumedang, Napak Tilas Padjadjaran yang mengarak Mahkota Binokasih akan bergerak menuju Kawali, Ciamis, pada hari Minggu. Selanjutnya, pada Senin malam akan menuju ke Kampung Naga di Tasikmalaya.

Kemudian diarak menuju ke Cianjur pada hari Selasa dan Bogor pada Rabu. Napak tilas berlanjut ke Karawang pada Jumat, lalu Depok pada Sabtu dan Minggu di Kabupaten Cirebon. Puncak Napak Tilas Padjadjaran akan berlangsung di Kota Bandung dalam kegiatan kirab budaya kesenian kabupaten dan kota se-Jabar pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Pada Minggu malam, 17 Mei 2026, Peuting Munggaran Milangkala Tatar Sunda akan berlangsung di Gedung Sate. Acara tersebut akan menampilkan pertunjukan kolosal kebudayaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....