Eksis sejak 1969, Sanggar Panji Asmara Bawa Tari Topeng ke Luar Negeri
- 30 Apr 2026 15:59 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon — Sanggar Tari Panji Asmara yang dikelola Maestro Tari Topeng Cirebon gaya Slangit, Inu Sujana Arja, terus berperan dalam pelestarian dan pengembangan tari tradisional sejak berdiri pada 1969 hingga kini. Sanggar tersebut bahkan telah menjangkau berbagai daerah hingga mancanegara.
Hal itu disampaikannya dalam Dialog Cirebon Menyapa RRI Cirebon, Rabu, 29 April 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi terkait upaya pelestarian seni tari tradisi.
Ia menjelaskan bahwa sanggar tersebut menjadi wadah pembinaan yang fokus pada pelestarian Tari Topeng Cirebon, khususnya gaya Slangit. Berbagai kegiatan dilakukan untuk mendukung eksistensi kesenian tradisional tersebut.
Menurutnya, perjalanan panjang sanggar tidak lepas dari komitmen untuk menjaga sekaligus mengembangkan nilai budaya lokal. Upaya itu dilakukan agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
“Pandya Semara ini sekarang dikelola sama saya. Yang memang sebenarnya sanggar Pandya Semara ini sudah keberadaannya itu di 1969 itu hingga pelestarikan mengembangkan khususnya di seni tari topeng Cirebon,” ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa upaya pelestarian tidak hanya dilakukan melalui pembinaan internal. Namun juga dengan menampilkan dan mempublikasikan kesenian tersebut ke berbagai khalayak.
Langkah tersebut dilakukan agar Tari Topeng Cirebon tetap dikenal luas. Sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di tingkat nasional maupun internasional.
“Bukan hanya di sini, di Cirebon, tapi di daerah-daerah lain juga, bahkan sampai ke luar negeri juga kita sudah bisa melestarikan,” katanya.
Melalui pengembangan jaringan komunitas hingga mancanegara, ia berharap Tari Topeng Cirebon gaya Slangit dapat terus hidup. Kesenian tersebut diharapkan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....