Keterbatasan Anggaran Tak Surutkan Aktivitas Sanggar Tari Cirebon

  • 29 Apr 2026 13:42 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pengembangan seni tari di Kota Cirebon menghadapi tantangan terkait keterbatasan anggaran pemerintah daerah. Kondisi ini berdampak pada kemampuan pemerintah dalam memfasilitasi kegiatan sanggar secara maksimal.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mengakui adanya penyesuaian anggaran pada tahun 2026 ini. Hal tersebut menyebabkan dukungan fasilitas bagi sanggar tidak optimal dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kota Cirebon, Ramli Effendi, menyebut pembinaan tetap dilakukan meski terbatas. Ia mengatakan pemerintah tetap berupaya mendukung kegiatan sanggar sesuai kemampuan yang tersedia.

“Tahun 2026 kami harus menyesuaikan fasilitas dengan kondisi anggaran yang ada,” ujarnya kepada RRI, Selasa, 28 April 2026. Ia menambahkan dukungan diberikan melalui rekomendasi kegiatan serta fasilitasi yang masih memungkinkan untuk dilakukan.

Menurutnya, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat sanggar dalam berkegiatan seni. Sanggar tetap aktif menyelenggarakan kegiatan secara mandiri dengan dukungan masyarakat sekitar.

Hal ini menunjukkan adanya kemandirian sanggar dalam mengembangkan seni tari di daerah. Menurutnya, peran komunitas menjadi sangat penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan seni budaya lokal.

Ramli menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen mendukung pelestarian seni tari di Cirebon. Upaya ini dilakukan melalui berbagai program yang disesuaikan dengan kondisi yang ada saat ini.

Dengan semangat tersebut, seni tari di Cirebon diharapkan tetap berkembang secara berkelanjutan. Kemandirian sanggar menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor kebudayaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....