Larangan Medsos Anak Perlu Dukungan Orang Tua dan Sekolah

  • 29 Mar 2026 13:37 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Kebijakan pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun perlu dukungan dan peran aktif orang tua serta sekolah dalam memberikan pendampingan. Psikolog, Sofia Halida Fatma, S.Psi., M.Psi., menekankan bahwa pendekatan larangan semata tidak cukup untuk menghadapi tantangan era digital.

Menurutnya, anak justru berpotensi mencari celah untuk tetap mengakses media sosial, seperti memanipulasi usia atau membuat akun alternatif. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya literasi digital sejak dini agar anak mampu memahami risiko dan mengelola penggunaan teknologi.

“Kita harus kasih literasi yang cukup supaya mereka bisa belajar mengelola dunia digital,” katanya pada Minggu, 29 Maret 2026.

Selain itu, orang tua juga diminta untuk membangun komunikasi yang terbuka dan tidak hanya mengandalkan otoritas. “Kita kasih pemahaman tanpa mengedepankan otoritas, supaya anak bisa menerima,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran orang tua sebagai teladan dalam penggunaan gadget. Lebih lanjut, Sofia menekankan pentingnya membangun kedekatan emosional antara orang tua dan anak.

“Yang paling penting membangun kedekatan emosional agar anak tidak mencari validasi di media sosial,” katanya.

Selain keluarga, sekolah juga memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi melalui literasi digital. “Sekolah juga perlu memasukkan kurikulum literasi digital,” ujarnya. Dengan kolaborasi antara orang tua dan sekolah, diharapkan anak dapat lebih siap menghadapi tantangan dunia digital secara sehat dan bijak.

Kebijakan larangan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permen Komdigi) Nomor 9 Tahun 2026, yang merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang perlindungan anak di ruang digital. Aturan ini mulai diimplementasikan secara bertahap sejak 28 Maret 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....